Games

BTR Branz Minta Maaf, Usai Heboh Video Desahan dan Kena Hukuman

Pro player Mobile Legends lainnya memberikan respon ini pada BTR Branz.

Agung Pratnyawan

BTR Branz. (Instagram/ btr_branz_)
BTR Branz. (Instagram/ btr_branz_)

Hitekno.com - Jabran Bagus Wiloko, alias BTR Branz tengah jadi perbincangan usai skandal asusila ketika melakukan live streaming belum lama ini.

Usai ramai, BTR Branz pun menyampaikan permohonan maaf atas skandal video asusila yang viral di internet.

"Assalamualaikum teman-teman semua, saya secara pribadi ingin menyampaikan permintaan maaf yang paling dalam atas kejadian kemarin yang tidak sepantasnya saya lakukan," kata Branz dalam video yang diunggah di Instagram, Jumat (7/5/2021).

Branz juga mengakui telah menyesal atas kejadian yang menimpanya beberapa hari belakangan. Ia memohon agar followers mereka memaafkan dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

Unggahan Branz ini mendapatkan respons positif dari pro player Mobile Legends lainnya, seperti Evos Luminaire, Evos LJ, RRQ Psychoo, Evos Wann, RRQ Ap, Evos Rexxy, Evos Zeys, hingga Yurino Putra atau Donkey.

BTR Branz. (Instagram/ btr_branz)
BTR Branz. (Instagram/ btr_branz)

 

Sebagaimana diketahui, Branz diduga berbuat asusila ketika melakukan live streaming Mobile Legends di Nimo TV. Dalam video yang beredar di beberapa media sosial, terdengar suara desahan.

Alhasil, manajemen Bigetron Esports mengeluarkan sanksi ke Branz. Ia dipastikan vakum dari kegiatan MLBB selama sebulan ke depan, tak terkecuali di turnamen internasional Moonton, MLBB Southeast Asia Cup (MSC) 2021.

Sebelumnya Bigetron Alpha, divisi Mobile Legends Bigetron Esports, menjadi salah satu finalis di turnamen MPL Season 7. Langkah mereka terhenti oleh Evos Legends setelah dikalahkan 4-2.

Meski kalah, Bigetron Esports tetap mewakili Indonesia di turnamen MSC 2021 bersama Evos Legends. Di MSC, sebanyak 12 tim akan diundang dari masing-masing negara. Dua tim akan mewakili dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina.

Sedangkan satu tim mewakili dari negara non MPL yakni Laos, Thailand, Kamboja, dan Vietnam. Empat negara ini diundang dari kualifikasi yang diadakan secara lokal.

Turnamen MSC 2021 akan memperebutkan hadiah sebesar 150.000 dolar AS atau Rp 2,1 miliar. Pagelaran tahun ini juga pertama kalinya diselenggarakan secara online karena dunia sedang dilanda pemain sekaligus mengantisipasi keselamatan pemain.

Adapun selain minta maaf, BTR Branz juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Ia berjanji akan terus berusaha untuk menjadi lebih baik di masa depan.

Namun kini BTR Branz masih harus menjalani hukuman dari Bigetron Esports untuk tidak diterjunkan dalam kejuaraan Mobile Legends. (Suara.com/ Dicky Prastya).

Berita Terkait