Games

Dampak Virus Corona, PlayStation dan Oculus VR Batal Ikut GDC 2020

Satu lagi dampak virus corona ke industri game.

Agung Pratnyawan

Logo PlayStation. (Sony)
Logo PlayStation. (Sony)

Hitekno.com - Game Developers Conference atau GDC direncanakan akan diselenggarakan pada Maret 2020. Sayangnya Sony PlayStation batal ikut GDC 2020 karena virus corona.

Virus corona yang merebak dari Wuhan, China telah menyebar keluar dari wilayah tersebut. Penyebaran ini membuat beberapa pihak ragu melakukan perjalanan jauh.

Karena itu, dampak virus corona ini bisa sampai merambah berbagai bidang termasuk teknologi dan gaming. Seperti batalnya Sony PlayStation mengikuti GDC 2020.

Dikutip HiTekno.com dari GameRant, perusahaan asal Jepang ini resmi mengeluarkan penyataan pembatalan kehadiran mereka dalam ajang konferensi pengembang video game ini.

"Kami kecewa membatalkan keikutsertaan kami," tulis dalam pengumuman resmi PlayStation seperti dimuat GameRant.

"Tetapi kesehatan dan keselamatan tenaga kerja global kami adalah perhatian utama kami. Kami berharap dapat berpartisipasi dalam GDC di masa depan." lanjutnya.

Bukan cuma Oculus VR yang batal hadir ke GDC 2020, namun juga Facebook tidak ikut serta sebagai dampak virus corona yang menakutkan.

Ilustrasi controller PlayStation. (PlayStation)
Ilustrasi controller PlayStation. (PlayStation)

 

Meski begitu, GDC 2020 masih akan tetap dilangsungkan San Francisco, Amerika Serikat pada 16 - 20 Maret 2020 mendatang.

Dampak virus corona sendiri memang telah mencapai industri video game. Dari pembatalan beberapa event eSports di China, hingga penundaan peluncuran game.

Selain itu, gelaran Mobile World Congress 2020 juga telah memutuskan batal digelar. Pembatalan ini juga dampak virus corona yang mengkhawatirkan.

Kita tunggu saja kabar lebih lanjut dari GDC 2020 meski tanpa kehadiran PlayStation dan Oculus VR.

Berita Terkait