Kolaborasi MediaTek dan Samsung dalam membuat TV 8K yang mendukung WiFi 6E. (MediaTek)
Hitekno.com - Perdebatan antara memilih TV 4K atau 8K semakin relevan di tahun 2025 karena teknologi TV berkembang pesat.
TV 4K sudah menjadi standar umum di banyak rumah dengan resolusi 3840 x 2160 piksel yang menawarkan gambar tajam dan detail tinggi.
TV 8K menghadirkan resolusi 7680 x 4320 piksel, yang berarti empat kali lipat jumlah piksel dari 4K untuk detail yang jauh lebih halus.
Dari sisi kualitas gambar, 8K benar-benar menunjukkan keunggulannya di layar berukuran besar seperti 75 inci ke atas.
Namun, untuk layar di bawah 65 inci, peningkatan ketajaman dari 4K ke 8K sering kali sulit dibedakan oleh mata manusia.
Ketersediaan konten 8K di tahun 2025 masih terbatas, meskipun platform seperti YouTube dan beberapa layanan streaming mulai menawarkan video 8K.
Produksi film dan siaran TV dalam format 8K belum masif karena memerlukan biaya dan bandwidth yang tinggi.
Teknologi upscaling di TV 8K memungkinkan konten 4K atau bahkan Full HD terlihat lebih tajam, tetapi tetap bukan resolusi asli.
Dari segi harga, TV 8K masih jauh lebih mahal dibandingkan 4K, meskipun harganya mulai turun dibanding beberapa tahun lalu.
TV 4K kini menawarkan value terbaik dengan harga terjangkau, kualitas gambar mumpuni, dan dukungan konten yang melimpah.
Baca Juga: Android TV vs Google TV vs Tizen: Mana sistem operasi TV paling nyaman digunakan?
TV 8K lebih cocok bagi pengguna yang menginginkan teknologi tercanggih dan memiliki ruang serta anggaran untuk layar besar.
Bagi kebanyakan orang, upgrade ke TV 8K di tahun 2025 belum menjadi kebutuhan mendesak.
Namun, jika ingin investasi jangka panjang untuk menonton konten dengan kualitas tertinggi di masa depan, TV 8K bisa menjadi pilihan.
Pada akhirnya, keputusan membeli TV 4K atau 8K bergantung pada ukuran layar yang diinginkan, jarak menonton, dan budget yang tersedia.