Gadget

Tanggapan Xiaomi Indonesia Terkait Iklan di MIUI, Blak-blakan!

Xiaomi tegas menyampaikan kalau mereka bukan cuma jualan hardware, tapi perusahaan internet.

Agung Pratnyawan

Alvin Tse, Country Director of Xiaomi Indonesia memperlihatkan produk Redmi 8. (Xiaomi)
Alvin Tse, Country Director of Xiaomi Indonesia memperlihatkan produk Redmi 8. (Xiaomi)

Hitekno.com - Keputusan Xiaomi untuk memasang iklan di antarmuka MIUI memang menuai pro-kontra, pasalnya tak sedikit pengguna yang merasa terganggu. Bagaimana tanggapan Xiaomi Indonesia pada iklan di MIUI ini?

Terkait iklan di antarmuka MIUI ini, Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse mengatakan bahwa sejak awal beridiri, Xiaomi adalah perusahaan internet.

Alvin Tse menegaskan kalau Xiaomi tidak hanya menjual hardware.

"Jika bicara perusahaan internet, kita harus berkaca pada Google, Facebook, Gojek dan lainnya. Iklan adalah salah satu dari banyak jenis dari model bisnis perusahaan internet. Selain itu, ada opsi langganan dan pembiayaan finansial," jelas Alvin di sela-sela peluncuran Mi Note 10 Pro di SCBD Jakarta, beberapa waktu lalu.

Selain itu, iklan yang ada pada MIUI merupakan salah satu sumber pendapatan perusahaan agar Xiaomi bisa menjaga kelangsungan 'hidupnya'.

"Semua itu memberikan kami pendapatan sebagai perusahaan internet yang dibutuhkan untuk menciptakan berkelanjutan," sambung Alvin Tse.

Secara blak-blakan, lelaki lulusan Stanford University ini menyebut bahwa Xiaomi bukanlah perusahaan non-profit, melainkan yang terdaftar di bursa saham.

Alvin Tse, Country Director Xiaomi Indonesia dalam peluncuran Xiaomi Mi Note 10 Pro. (dok. Xiaomi Indonesia)
Alvin Tse, Country Director Xiaomi Indonesia dalam peluncuran Xiaomi Mi Note 10 Pro. (dok. Xiaomi Indonesia)

 

Karena produk-produk Xiaomi dijual murah, profit yang diambil dari penjualan hardware hanya 5 persen saja.

"Jadi, soal iklan di MIUI, jika pengguna Xiaomi enjoy menggunakan perangkat Xiaomi, iklan di ponsel ibarat kasih tip. Seperti tip di restoran ketika kamu mendapatkan servis yang baik dan makanan enak." ungkap bos Xiaomi Indonesia.

Meski begitu, ia memastikan bahwa iklan yang ditampilkan tidak mengganggu pengguna karena dibuat personal, tidak inklusif, dan dapat membantu pengguna.

"Tapi kami akan terus mendengar masukan dari pengguna Xiaomi," tandasnya.

Itulah tanggapan resmi Xiaomi Indonesia terhadap iklan di antarmuka MIUI. Bagaimana menurutmu terkait iklan di smartphone Xiaomi? Apakah mengganggu? (Suara.com/ Tivan Rahmat).

Berita Terkait