Sains

Penelitian Terbaru Ini Ungkap Senyum Palsu Mona Lisa

Yang terbaru, para peneliti mengungkapkan bahwa senyuman Mona Lisa ini adalah palsu. Hal ini karena senyuman perempuan biasanya asimetri alias tidak seimbang.

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia

Mona Lisa. (pixabay/Free-Photos)
Mona Lisa. (pixabay/Free-Photos)

Hitekno.com - Sebuah penelitian terbaru yang dibuat oleh kelompok ilmuwan dan ahli saraf di University of Cincinnati (UC) belum lama ini mengungkapkan senyum palsu Mona Lisa. Penelitian ini diterbitkan website resmi universitas tersebut dan dilakukan pada April 2019 lalu.

Berbicara mengenai lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci ini memang tidak ada habisnya. Pasalnya, selalu saja banyak misteri di balik lukisan ini yang dari hari ke hari selalu ada penelitian teranyarnya.

Yang terbaru, para peneliti mengungkapkan bahwa senyuman Mona Lisa ini adalah palsu. Hal ini karena senyuman perempuan biasanya asimetri alias tidak seimbang.

Hasil riset ini mengindikasi bahwa kebahagiaan biasanya terekspresi pada sisi kiri senyuman. Sedangkan berdasarkan teori emosi neuropsikologi, senyum asimetri Mona Lisa ternyata adalah senyum palsu. Senyuman macam ini seringnya muncul saat subjek diketahui berbohong.

Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan 42 orang yang mengamati lukisan Mona Lisa. Responden ini lalu diminta untuk menilai dan melaporkan enam emosi dasar yang muncul pada gambar Mona Lisa tersebut.

Mona Lisa. (pixabay/WikImages)
Mona Lisa. (pixabay/WikImages)

 

Lukisan Mona Lisa yang ditampilkan untuk 42 orang ini tidak sepenuhnya lengkap. Pasalnya lukisan tersebut telah dibagi menjadi dua bagian. Satu bagian menunjukkan sisi kiri senyuman Mona Lisa, dan bagian lainnya menunjukkan sisi kanan wajah Mona Lisa.

Hasilnya, setidaknya ada 39 orang atau total 92,8 persen responden menilai bahwa senyuman di sisi kiri Mona Lisa menampilkan rasa bahagia.

Sedangkan untuk senyum dari sisi kanan, tidak ada responden yang menilai kemunculan senyuman bahagia di wajah Mona Lisa. Responden menilai bahwa senyum di sisi kanan wajah Mona Lisa menunjukkan ekspresi yang netral.

Selain itu, peneliti mengungkap bahwa tidak ada aktivitas otot muka di lukisan Mona Lisa. Padahal senyum asli biasanya melibatkan bagian pipi yang naik dan otot mata yang berkontraksi.

Mona Lisa. (pixabay/Skitterphotos)
Mona Lisa. (pixabay/Skitterphotos)

 

Senyuman Mona Lisa dianggap mencerminkan suatu emosi palsu yang biasanya terjadi saat subjek tengah berbohong.

Para peneliti lalu mempertimbangkan rendahnya kemungkinan seorang model lukisan yang duduk tanpa bergerak selama berjam-jam bisa tersenyum bahagia. Senyum asimetri Mona Lisa dianggap sebagai manifestasi dari rasa bahagia yang palsu.

Kemungkinan lain menunjukkan bahwa Leonardo da Vinci sengaja melukis senyum asimetri Mona Lisa, sehingga senyuman ini bisa saja menyimpan banyak rahasia.

Hasil penelitian terbaru mengenai senyum palsu Mona Lisa ini menambah fakta baru dari lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci yang terkenal ini.

Berita Terkait