Belum Berakhir, Meta Akan Lakukan PHK Besar-besaran Lagi

Kini Meta dirumorkan akan kembali melakukan PHK pada bulan Maret 2023 mendatang.

Amelia Prisilia

Posted: Selasa, 14 Februari 2023 | 08:48 WIB
Logo Meta. (ist)

Logo Meta. (ist)

Hitekno.com - Setelah sebelumnya menggegerkan publik dengan melakukan PHK besar-besaran di November 2022 lalu. Kini Meta dikabarkan kembali melakukan PHK untuk sejumlah karyawannya.

Dugaan terkait akan terjadinya PHK besar-besaran ini beredar usai Meta dilaporkan belum menyelesaikan anggaran beberapa tim di perusahaan tersebut.

Melansir dari Financial Times, Mark Zuckerberg sebagai CEO Meta dikabarkan sedang menahan pengeluaran di "tahun efisiensi" karena ada gangguan di perusahaan media sosial tersebut.

Baca Juga: Coba Hero Anyar Mobile Legends, Jess No Limit Bagikan Tips Main Arlott

Dua karyawan Meta dalam wawancara khusus dengan Financial Times mengaku bahwa belum ada kejelasan mengenai anggaran dan jumlah karyawan perusahaan tersebut di beberapa minggu terakhir. Padahal masalah anggaran biasanya selalu diselesaikan di akhir tahun.

Kedua karyawan ini mengaku tidak bisa bekerja seperti biasa akibat manajer divisi tidak memberikan tugas apapun. Lebih lanjut, keduanya menyebut bahwa beberapa proyek Meta biasanya membutuhkan hitungan hari untuk persetujuan, kini memakan waktu hingga satu bulan.

Mark Zuckerberg resmi mengenalkan Meta. (ist)
Mark Zuckerberg resmi mengenalkan Meta. (ist)

Menyusul pengumuman sebelumnya terkait PHK pada 11.000 karyawan di akhir tahun 2022 lalu, kini Meta dirumorkan akan kembali melakukan PHK pada bulan Maret 2023 mendatang.

Baca Juga: Cara Bikin Akun Paypal Lewat HP dan Web, Begini Langkah-langkahnya

Sebelumnya, CEO Meta, Mark Zuckerberg telah memastikan bahwa perusahaan asuhannya tersebut akan menjadikan tahun 2023 sebagai 'tahun efisiensi'. Pengeluaran di sepanjang tahun ini diperkirakan berada pada angka 89 miliar dolar AS dan 95 miliar dolar AS.

Lebih lanjut, Mark Zuckerberg memastikan akan fokus melakukan restrukturisasi organisasi dengan menghilangkan sejumlah manajemen. Tujuan hal ini agar Meta dapat memangkas proyek dengan prioritas dan performa yang rendah.

Baca Juga: Hero Fighter Paling Gak Cocok di EXP Lane, Nomor 5 Auto Jadi Beban Tim

Berita Terkait
Berita Terkini

Melalui RUPS, Arkadia Digital Media melaporkan peningkatan pendapatan hingga 40 persen selama 2023....

internet | 11:18 WIB

pentingnya memahami tentang bahaya yang mengancam pusat data dan bagaimana penanggulangannya....

internet | 11:34 WIB

Ingin mencoba trading kripto? Berikut adalah 5 opsi crypto wallet yang layak dicoba....

internet | 16:37 WIB

Apa saja yang baru dalam update WhatsApp ini?...

internet | 10:10 WIB

Rencana Transaksi ini masih dalam tahap evaluasi awal, di mana Axiata dan Sinar Mas memiliki tujuan untuk tetap menjadi ...

internet | 10:12 WIB