Internet

Jenis-jenis Control Panel Hosting yang Perlu Diketahui

Penting pemilihan control panel hosting, ini jenis-jenisnya.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi website. (Pixabay)
Ilustrasi website. (Pixabay)

Hitekno.com - Meski terlihat mudah, menyenangkan dan bisa dilakukan oleh semua orang, aktivitas blogging juga perlu diimbangi dengan sejumlah pengetahuan dasar, salah satunya terkait control panel. Apa itu control panel? 

Secara umum, control panel adalah sebuah aplikasi atau software yang secara khusus dikembangkan untuk membantu blogger maupun web developer untuk mengatur server website

Saat ini ada belasan jenis control panel yang tersedia di pasaran, sebagai pembuat website kamu bisa memilih tipe control panel gratisan atau berbayar sesuai dengan kebutuhan. Berikut merupakan beberapa jenis panel lengkap dengan masing-masing ringkasan terkait keunggulan dan kelemahannya.

Jenis-jenis Control Panel Hosting

Saat ini control panel tidak hanya sebatas cPanel, Plesk atau Direct Admin. Untuk kamu yang ingin mencoba jenis-jenis control panel baru, daftar berikut ini mungkin bisa dijadikan sebagai referensi yang tepat.

1. Cpanel

Siapa sih yang tidak kenal dengan cPanel, jenis control panel sejuta umat ini sudah sangat populer berkat tampilannya yang user friendly serta dukungan fitur berlimpah untuk menunjang kebutuhan manajemen server. Di Indonesia, control panel ini juga banyak digunakan dalam pilihan paket hosting murah dengan cPanel untuk menarik lebih banyak minat konsumen.

Bersama dengan DirectAdmin dan Plest, cPanel kini banyak digunakan oleh perusahaan hosting besar untuk memudahkan pelanggan. Kendati demikian, sayangnya biaya berlangganan cPanel relatif mahal sehingga perlu biaya ekstra jika kamu memutuskan untuk menggunakan control panel ini di server mandiri seperti VPS atau dedicated server.

2.Cyberpanel

Cyberpanel merupakan salah satu control panel yang belakangan ini sedang naik daun. Pasalnya, selain sifatnya yang gratis control panel ini juga ringan dan sudah dibekali dengan berbagai fitur untuk memudahkan dalam pengelolaan server.

Bagaimana soal keamanan? Tenang, cyberpanel yang dijalankan di OS Linux bisa dipadukan dengan berbagai sistem keamanan canggih seperti Imunify atau teknologi lain sesuai kebutuhan. Jadi kamu tidak perlu khawatir.

3.Plesk

Seperti yang sudah disebutkan pada paragraf sebelumnya, Plesk merupakan salah satu control panel terbaik yang populer di kalangan blogger maupun web developer. Control panel ini memiliki tampilan yang relatif clean dan sederhana, namun tetap intuitif ketika digunakan.

Pengguna Plesk sendiri tersebar di seluruh dunia, akan tetapi pengguna paling banyak rata-rata ditemukan di kawasan eropa karena provider hosting di kawasan tersebut banyak yang memakai jenis control panel yang satu ini.

4.DirectAdmin

Opsi control panel lain yang recomended untuk digunakan selain cPanel dan Plesk adalah Direct Admin. Kamu akan mendapatkan kemudahan serta kecepatan ketika menggunakan Direct Admin. Selain itu, teknologinya juga sudah sangat stabil sehingga tidak perlu khawatir ketika dijalankan menggunakan sistem operasi Linux maupun Windows.

Beberapa fitur yang bisa ditemukan pada DirectAdmin antara lain seperti backup, pembuatan database, akun reseller hosting, SSL, Email hosting, dan masih banyak lagi. 

Terlepas dari itu, meski memiliki fitur berlimpah layaknya cPanel, biaya berlangganan per bulan DirectAdmin jauh lebih murah.

5. Webmin

Webmin merupakan jenis control panel yang dirancang khusus untuk berjalan di dalam sistem sederhana seperti Unix dan Linux. Kendati demikian, performa Webmin bisa dibilang cukup lumayan dan memuaskan untuk ukuran control panel gratis yang ada dipasaran.

Terdapat beberapa fitur umum di dalam Webmin untuk memudahkan pengelolaan web server, misalnya seperti web maintaining FTP, email server, addon domain, dan masih banyak lagi lainnya.

Jika dibandingkan dengan aplikasi control panel lain, Webmin tidak disarankan untuk pengguna pemula. Pasalnya, ada beberapa fungsi yang cukup rumit dan kompleks yang harus dioperasikan memakai antarmuka yang kurang ramah pengguna.

6. Kloxo

Kloxo merupakan salah satu control panel hosting yang bersifat gratis. Kamu bisa memanfaatkan Kloxo untuk mengelola server berbasis Linux yang dijalankan menggunakan sistem operasi CentOS maupun RedHat. Sejumlah teknologi yang bisa kamu dapatkan dari control panel ini di antaranya meliputi, spam filter, FTP, Perl, CGI, PHP, dan masih banyak lagi.

Selain itu, kamu juga bisa menikmati fitur dasar seperti backup dan restore, messaging, modul ticketing, serta pengaturan admin untuk menjalankan website di server secara mandiri. 

7. ISPConfig

Contoh control panel terakhir yang bisa kamu coba adalah ISPConfig. Jika dibandingkan dengan jenis control panel sebelumnya, ISPConfig dibekali dengan tampilan antarmuka yang relatif sederhana. Kendati demikian, dari segi fitur dan fungsinya masih tetap powerfull untuk mengelola berbagai kebutuhan manajemen server seperti pada umumnya.

Terlepas dari kualitas hosting yang digunakan, control panel memiliki pengaruh penting dalam proses pengembangan sebuah website. Kehadiran control panel yang sederhana dan mudah digunakan, nantinya akan membuat pekerjaan lebih cepat dan mudah. Maka dari itu, sangat penting untuk memilih jenis control panel yang tepat berdasarkan kebutuhan , resource, serta modal yang sudah disiapkan. Semoga bermanfaat.

Berita Terkait