Internet

Qwords Gelar Program Vaksinasi Massal Dosis Pertama

Vaksinasi massal bersama Qwords menerima pendaftar sebanyak 1200 orang.

Agung Pratnyawan

Qwords gelar program Vaksinasi dosis pertama. (dok. Qwords)
Qwords gelar program Vaksinasi dosis pertama. (dok. Qwords)

Hitekno.com - PT Qwords Company International menggelar program vaksinasi massal dosis sebagai dukungan dan menggiatkan program percepatan vaksinasi dari pemerintah.

Program vaksinasi massal Covid-19 dosis pertama yang digelar Qwords ini ditujukan untuk masyarakat umum di Daerah Istimewa Yogyakarta, khusus 12 tahun ke atas.

Tujuan dari kegiatan ini antara lain untuk menurunkan angka kasus Covid-19 terutama di wilayah DI Yogyakarta akibat penetrasi vaksin yang masih rendah. Vaksinasi massal bersama Qwords menerima pendaftar sebanyak 1200 orang.

Untuk masyarakat non-KTP DI Yogyakarta juga dapat mengikuti program vaksinasi massal yang digelar Qwords ini.

Program vaksinasi diselenggarakan atas inisiasi PT Qwords Company International dengan Kodim 0732 Sleman, Dinas Kesehatan Kab. Sleman, Klinik DK Yogyakarta, Komunitas Jogja Calling, Konsep Digital Indonesia, dan Sleman City Hall.

Qwords gelar program Vaksinasi dosis pertama. (dok. Qwords)
Qwords gelar program Vaksinasi dosis pertama. (dok. Qwords)

Kegiatan vaksinasi massal Qwords ini dilaksanakan berkat kerjasama dengan ACHI (Asosiasi Cloud & Hosting Indonesia), KIMI by YEC, Bukalowongan.id, Acronis, dan Niagahoster.

Serta didukung penuh oleh: IDI (Ikatan Dokter Indonesia), ASKLIN (Asosiasi Klinik Indonesia), PKFI (Perhimpunan Klinik dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer Indonesia), PSIK (Program Studi Ilmu Keperawatan), Relabs Net DayaCipta, GoldenFast Network, DonasiBox, Bakso Haji Akbar, Sate Nyonya Ayu, Parama Food Asia, Sevenssa, Laven Cakes & Cookies, Kalatresna, Dawet Kemayu, Cilok Akhir Jaman, Higlob, Petra Barus, Telkom Indonesia, Indonesia Gmail, dan Republik Rakyat Delusi.

Seluruh peserta vaksinasi mendaftar secara online dan akan diberikan informasi terkait waktu kedatangan agar vaksinasi terlaksana dengan tetap mengikuti protokol kesehatan tanpa menimbulkan kerumunan.

Berita Terkait