Internet

Baru Rencana, Instagram Khusus Anak Langsung Dapat Penolakan

Masih rencana, sudah langsung dibanjiri penolakan.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi Instagram. (Unsplash/ NeONBRAND)
Ilustrasi Instagram. (Unsplash/ NeONBRAND)

Hitekno.com - Muncul kabar dari rencana Facebook untuk membuat aplikasi Instagram khusus anak di bawah 13 tahun atau disebut sebagai Instagram for Kids.

Masih dalam rencana, namun Instagram for Kids ini langsung mendapatkan beragam tentangan. Bahkan Jaksa Agung Amerika Serikat menolak aplikasi Instagram khusus anak tersebut.

Penolakan Instagram for Kids ini disampaikan langsung lewat surat terbuka dari Asosiasi Nasional Jaksa Agung Nasional di Amerika Serikat.

Surat tersebut ditandatangani oleh 44 jaksa agung di level pemerintah negara bagian. Bahkan, jaksa agung di negara bagian AS seperti Guam, Puerto Rico, dan Northern Mariana Island juga ikut berpartisipasi di surat terbuka.

"Tampaknya Facebook tidak menanggapi kebutuhan, tetapi malah membuatnya hanya karena platform ini menarik, terutama bagi anak-anak yang tidak atau tidak akan memiliki akun Instagram," tulis surat tersebut, dikutip dari The Verge, Minggu (16/5/2021).

"Jaksa Agung mendesak Facebook untuk membatalkan rencananya meluncurkan platform baru ini," tambahnya.

Rencana Facebook untuk merilis Instagram khusus anak sudah beredar sejak Maret lalu. Bahkan, perusahaan telah mengkonfirmasi bahwa rencana ini memang bakal dilaksanakan.

Ilustrasi Instagram. (pexels/Lisa Fotios)
Ilustrasi Instagram. (pexels/Lisa Fotios)

Menurut email internal yang dibocorkan, platform ini dilaporkan sebagai proyek prioritas perusahaan. Namun Facebook bersikeras bahwa saat itu mereka tidak membuat timeline untuk merilis aplikasi tersebut.

Meskipun surat terbuka ini tidak memiliki kekuatan hukum formal, surat ini menekankan risiko hukum signifikan yang akan dihadapi Facebook apabila tetap menjalankan aplikasi Instagram khusus anak.

Sebab di Amerika Serikat, anak-anak di bawah 13 tahun tunduk pada perlindungan hukum di bawah Children's Online Privacy Protection Act (COPPA). Aturan ini bersifat sangat ketat terhadap pengumpulan data pribadi anak-anak di bawah umur.

Banyak media sosial yang kemudian mematuhi tindakan tersebut dan melarang anak-anak di usia 13 tahun menggunakan aplikasi. Namun hal itu tidak sepenuhnya melindungi mereka dari tindakan regulasi.

Di sisi lain, Facebook menyatakan bahwa mereka tidak akan memakai Instagram for Kids untuk menampilkan iklan yang ditargetkan ke anak-anak.

Namun mereka tidak menolak bahwa perusahaan sedang mengembangkan aplikasi Instagram khusus anak tersebut.

Ilustrasi Instagram. (pexels/Oleg Magni)
Ilustrasi Instagram. (pexels/Oleg Magni)

"Kami baru saja mulai menjelajahi versi Instagram untuk anak-anak," kata Andy Stone selaku perwakilan Kebijakan Facebook.

"Kami setuju bahwa pengalaman apa pun yang kami kembangkan harus memprioritaskan keselamatan dan privasi mereka, dan kami akan berkonsultasi dengan para ahli dalam perkembangan anak, keselamatan anak, dan kesehatan mental, juga pendukung privasi untuk menginformasikannya," tambah Stone.

Lebih lanjut, Facebook berharap bisa bekerja sama dengan legislator dan regulator, termasuk jaksa agung.

"Kami berkomitmen untuk tidak menampilkan iklan dalam pengalaman Instagram apa pun yang kami kembangkan untuk pengguna yang berusia di bawah 13 tahun," pungkasnya.

Itulah penolakan pada rencana Facebook membuat aplikasi Instagram khusus anak. (Suara.com/ Dicky Prastya).

Berita Terkait