Internet

Dokumen Penting Ini Berujung Jadi Bungkus Nasi, Netizen Pertanyakan Privasi

Semudah ini mendapatkan data penting warga?

Agung Pratnyawan

Dokumen penting seperti fotokopi kartu keluarga berujung jadi bungkus nasi kucing. (Twitter/ faizaufi)
Dokumen penting seperti fotokopi kartu keluarga berujung jadi bungkus nasi kucing. (Twitter/ faizaufi)

Hitekno.com - Beberapa pembungkus makanan sering kali menggunakan kertas bekas, seperti nasi bungkus hingga gorengan. Herannya, kerap kali didapati dokumen penting yang berujung jadi bungkus makanan.

Seperti yang viral media sosial satu ini, ditemukan fotokopi Kartu Keluarga atau KK yang berujung menjadi bungkus nasi kucing.

Unggahan ini disebarluaskan oleh pemilik akun Twitter @Faizaufi pada hari Minggu (9/5/2021).

Dalam unggahan tersebut terdapat puluhan bungkus nasi bungkus. Salah satu bungkusan nasi tersebut adalah kertas fotokopi kartu keluarga.

Sang pemilik akun kemudian membandingkan kemudahan mengakses data pribadi di Indonesia dan di luar negeri.

Di luar negeri untuk mendapat akses data pribadi penduduk, hacker harus membobol website database. Sedangkan di Indonesia, hacker hanya perlu membeli nasi kuning.

"luar negri: bobol data pribadi penduduk dengan cara hack website database etc etc
Indonesia: beli nasi kucing," tulis keterangan akun tersebut.

Foto copy KK Jadi bungkus nasi (Twitter/Faizaufi)
Foto copy KK Jadi bungkus nasi (Twitter/Faizaufi)

 

Unggahan ini pun sontak membuat netizen naik pitam. Beberapa dari mereka menuturkannya lewat komentar hingga viral di media sosial.

"Aku lagi belajar makul birokrasi. ini yang pernah aku bahas sama dosenku. E-governement bukan hanya membutuhkan masyarakat yang melek teknologi tapi juga harus diimbangi sumberdaya aparatur birokrasi yg mumpuni.Kenapa masih fc? karena emang sistemnya nggak semua elektrik," tulis netizen.

"Kasian banget yang udah berjuang melindungi datanya eh kesebar oleh gorengan dan nasi kucing," tambah yang lain.

"Pemerintah bicara industri 4.0 5.0 6.0, tapi tentang data kependudukan aja belum bisa tersentralisasi," ucap netizen.

"Gimana warga negara mau percaya sama pemerintah, kalau data pribadi warga aja diperlakukan begini. dan apakah ga ada klarifikasinya siapa yg ngasih berkas ginian? biasanya hal kaya gini tuh ada yg ngasih/memperjualbelikan kertas tsb," timpal lainnya.

"Dulu Bude gue pernah minta kertas-kertas kantor gue yg ga kepake, buat bungkus nasduk. Mak, gue kerja di bank. Untung si Bude bisa dikasih pengertian," pungkas netizen.

Itulah potret viral di media sosial, bagaimana dokumen penting seperti fotokopi kartu keluarga berujung jadi bungkus nasi kucing. (BeritaHits.id/ Aulia Hafisa).

Berita Terkait