Internet

Isu Kembali Berhembus, Gojek dan Tokopedia Jadi Merger?

Bocoran terkait kabar meger kedua perusahaan ini disampaikan oleh platfrom D-Insight.

Dinar Surya Oktarini

Logo Tokopedia. (Tokopedia)
Logo Tokopedia. (Tokopedia)

Hitekno.com - Kabar mengenai Gojek dan Tokopedia akan merger sudah ramai berhembus sejak beberapa bulan sebelumnya.

Diketahui kedua perusahaan unicorn Indonesia tersebut akan mencapai kesepakatan awal untuk merger dan telah menandatangai perjanjian jual beli saham.

Dilansir dari laman DealStreetAsia, Gojek dan Tokopedia diketahui sudah menandatangani Conditional Sales and Purchase Agreement (CSPA) atau perjanjian jual beli saham bersyarat.

Bocoran terkait kabar meger kedua perusahaan ini disampaikan oleh platfrom D-Insight.

Ilustrasi kantor Gojek. (Suara.com/Dythia Novianty(
Ilustrasi kantor Gojek. (Suara.com/Dythia Novianty(

 

Sebelumnya kabar serupa juga sudah muncul di Desember 2020 lalu, menurut laporan Bloomberg, Grab Holding Inc dan Gojek telah melakukan pembicaraan untuk penggabungan bisnis mereka. Dan kabar terbarunya telah mencapai kemajuan kesepakatan.

Hingga Januari kabar meger ini kembali menguat. sejak 2018, Tokopedia dan Gojek sudah mempertimbangkan merger, namun pembicaraan kembali dipercepat usai Gojek dan Grab tak menemukan kesepakatan.

Jika sampai keduanya bergabung, disebut-sebut akan menjadi merger perusahaan internet terbesar di Asia Tenggara seperti yang klaim laporan tersebut.

Dalam laporan tersebut menyebut-nyebut detil terakhir sedang dikerjakan antara pemimpin senior di perusahaan dengan partisipasi Masayoshi Son dari Softbank Group, investor Grab.

Laporan terbaru dari DealStreetAsia, apabila merger, penggabungan Gojek dan Tokopedia akan membawa valuasi gabungan senilai 35-40 miliar dolar US atau sekitar Rp 500 Triliun.

Berita Terkait