Internet

Pembeli Online Dapat Louhan Seperti Ini, Netizen Auto Salfok

"Sebelah kiri ikan keberuntungan, sebelah kanan ikan musibah," canda netizen.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta

Louhan yang dibeli online ini langsung mati. (Twitter/ txtdarionlshop)
Louhan yang dibeli online ini langsung mati. (Twitter/ txtdarionlshop)

Hitekno.com - Di zaman modern yang terhubung, kita bisa membeli apa saja secara online. Seorang pembeli online yang menerima ikan louhan pesanannya ini justru membuat netizen salfok.

Sebuah fanspage bernama @txtdarionshop membagikan postingan mengenai penampakan ikan louhan yang dijual online dan gambar mengenai barang yang diterima pembeli.

Postingan yang dibagikan viral di Twitter setelah mendapatkan lebih dari 3.600 Retweet dan 16 ribu Like.

Ratusan netizen ikut berkomentar di mana mereka merasa geli hingga kasihan terhadap sang pembeli online.

Namun beberapa netizen justru menilai bahwa sang penjual online salah dalam memilih ekspedisi pengiriman.

Louhan yang dibeli online ini langsung mati sehingga bikin netizen salfok. (Twitter/ txtdarionlshop)
Louhan yang dibeli online ini langsung mati sehingga bikin netizen salfok. (Twitter/ txtdarionlshop)

 

Dalam gambar terlihat penjual online yang memasang gambar dengan caption "Jual murah ikan louhan cencu, srd".

Rupanya sang penjual online tersebut menawarkan ikan louhan cencu di bawah standar harga langsung dari breeder.

Banderol harga Rp 20 ribu tentunya cukup murah untuk ukuran ikan hias Louhan Cencu.

Namun setelah diterima oleh sang pembeli online, 3 ikan louhan yang dikirim justru berwarna pucat dan tidak semerah seperti warna di gambar.

Rupanya 3 ikan louhan tersebut diterima dalam keadaan mati.

Pembeli online menerima ikan yang sudah mati. (Twitter/ txtdarionlshop)
Pembeli online menerima ikan yang sudah mati. (Twitter/ txtdarionlshop)

 

Sebenarnya ikan itu sudah dibungkus oleh bubble wrap, namun bisa saja plastik pembungkus bocor di jalanan.

Terdapat netizen yang menyarankan bahwa beli ikan online atau hewan peliharaan lebih aman jika pengantarannya tidak menggunakan jasa pengiriman biasa, melainkan dari KALOG, atau Kereta Api Logistik.

Jika pengiriman biasa, maka pengemasannnya harus aman dan bagus serta tidak asal packing.

"Sebenarnya bisa kok ikan dijual online, Ngirimnya ya sama aja kayak lu beli ikan di abang² keliling, bedanya plastik bungkus lebih gede + dikasih oksigen. Jarang yg berani pakai JNE/JNT/TIKi dsb kalo main hewan air, minimal harus pakai KALOG. Tapi bisa juga kalo ikan kecil-kecil macam cupang," pendapat @Ignaaaas.

Sebagian netizen justru menanggapi keluhan pembeli online dengan bercanda.

Meme balasan netizen. (Twitter/ txtdarionlshop)
Meme balasan netizen. (Twitter/ txtdarionlshop)

 

"Coba kamu tanam dipot, jangan lupa disiram dan diberi pupuk. Jangan lupa juga harus kena Matahari. Hmm, pasti dia akan tumbuh menjadi ikan busuk," canda @chachaapeanut.

"Sebelah kiri ikan keberuntungan, sebelah kanan ikan musibah," cuit @Syndical_ist.

"Tetapi kak, temenku beli cupang sampek ke Thailand ratusan ribu online aman. Harus bener-bener mungking packing-nya," tulis @mainulartangga.

Itulah tadi kegagalan pembeli online saat menerima ikan louhan pesanannya sehingga viral di Twitter, bagaimana pendapat kamu?

Berita Terkait