Lewat Pendanaan Terbaru, Social Bella Kembali Dapatkan Dukungan Investor

Dengan dukungan berkelanjutan dari para investornya, Social Bella berada pada posisi yang baik untuk membuka potensi pertumbuhan.

Agung Pratnyawan
Senin, 06 Juli 2020 | 16:00 WIB
Sociolla Store at Lippo Mall Puri Jakarta. (Sociolla Store)

Sociolla Store at Lippo Mall Puri Jakarta. (Sociolla Store)

Hitekno.com - Social Bella, startup beauty-tech Indonesia mendapatkan pendanaan dari dari investor Global termasuk Temasek dari Singapura, Pavilion Capital, dan Jungle Ventures. Investasi ini didapatkan perusahaan di tengah turbulensi dalam lingkungan bisnis secara keseluruhan karena pandemi.

Putaran pendanaan terbaru akan lebih meningkatkan pertumbuhan perusahaan di pasar perawatan kecantikan dan pribadi di Indonesia, yang menurut Euromonitor, diperkirakan akan tumbuh hingga 8,5 miliar dolar AS pada tahun 2022.

Dengan dukungan berkelanjutan dari para investornya, Social Bella berada pada posisi yang baik untuk membuka potensi pertumbuhan itu dengan model bisnis yang berkelanjutan dan ekosistem yang komprehensif.

Baca Juga: Startup Ini Kembangkan Lensa Kontak dengan Teknologi AR

Co-Founder dan Presiden Social Bella, Christopher Madiam "Kami bangga bahwa baik investor yang ada maupun yang baru melihat potensi luar biasa dari ekosistem kami dan sangat mendukung rencana bisnis kami. Pandemi ini menjadi tantangan tersendiri bagi keseluruhan bisnis secara global. Namun, kami beradaptasi dengan cepat untuk melayani kebutuhan konsumen kami. Dengan ekosistem kami yang terintegrasi, didukung oleh teknologi serta pemahaman yang mendalam tentang konsumen Indonesia, kami mampu melayani konsumen dengan relevan dan tetap kompetitif. Ini menghasilkan peningkatan organic traffic secara signifikan pada platform kami selama periode karantina. Kami juga mencatat rekor ukuran keranjang belanja tertinggi secara online di Sociolla berkat kepercayaan konsumen kami di tengah COVID-19. Oleh karenanya, kami sangat berterima kasih atas kepercayaan para investor di tengah masa yang sulit ini."

Diluncurkan pada 2015, Social Bella telah mengalami pertumbuhan yang cepat, berkembang dari sebuah e-commerce kecantikan dengan pertumbuhan paling cepat menjadi sebuah ekosistem lengkap untuk menggarap pasar kecantikan dan perawatan diri Indonesia yang berkembang. Social Bella telah memiliki beberapa unit bisnis dan diperkirakan akan menjangkau sekitar 30 juta pengguna pada tahun 2020.

CoFounder Social Bella Indonesia - John Rasjid, Chrisanti Indiana dan Christopher Madiam. (Sociolla Store)
CoFounder Social Bella Indonesia - John Rasjid, Chrisanti Indiana dan Christopher Madiam. (Sociolla Store)

(1) SOCO, platform online ulasan konsumen terbesar untuk produk kecantikan dan perawatan diri di Indonesia. (2) Beauty Journal, media online kecantikan dan gaya hidup terkemuka dengan layanan pemasaran O2O dari hulu ke hilir. (3) Sociolla, e-commerce kecantikan dan perawatan diri no.1 di Indonesia, yang sekarang juga memiliki beberapa toko offline dengan konsep OmniChannel. (4) Lilla by Sociolla, e-commerce kecantikan dan perawatan diri komprehensif yang dirancang khusus untuk para ibu Indonesia dan keluarga yang dicintainya. (5) Brand Development, unit bisnis yang menawarkan layanan distributor end-to-end untuk merek kecantikan dan perawatan diri, dipercaya oleh banyak produsen internasional terkemuka.

Baca Juga: Jakarta Potensial Jadi Ekosistem Startup Global, Bersaing dengan Seoul

"Kami melihat kemitraan dengan Temasek, Pavilion Capital, dan Jungle Ventures sebagai kunci dalam mendukung misi jangka panjang kami. Pengetahuan konsumen kami yang mendalam, dikombinasikan dengan pengalaman luas Temasek serta pengetahuan komprehensif Pavilion Capital dan Jungle Ventures akan peluang bisnis baru, memungkinkan kami untuk memberikan manfaat lebih bagi pelanggan kami melalui serangkaian produk dan layanan otentik yang semakin bervariasi," lanjut Christopher.

Co-Founder dan CEO Social Bella, John Rasjid menjelaskan bahwa Social Bella berencana menggunakan dana tersebut untuk meningkatkan infrastruktur teknologi. "Dengan dukungan yang kuat dari aspek teknologi dalam rutinitas kami sehari-hari, kami bertujuan untuk lebih relevan dengan konsumen serta memberikan pengalaman berbelanja dengan lebih baik. Baru-baru ini, kami meluncurkan lini bisnis baru, Lilla by Sociolla (lilla.id), dikhususkan untuk ibu-ibu mencari produk kurasi terbaik bagi anak-anak dan diri mereka sendiri. Kami melihat ada peningkatan kebutuhan akan produk berkualitas pada segmen konsumen ini dan kami berusaha memberikan yang terbaik untuk melayani kebutuhan mereka."

Mitra bisnis Social Bella, Co-Founder and Managing Partner of East Ventures, Willson Cuaca juga menyampaikan "Sejak awal kami telah melihat potensi dan kesiapan Social Bella untuk memenangkan pasar kecantikan. Social Bella dapat menyediakan penawaran dan produk yang tetap relevan dengan kebutuhan di pasar. Itulah alasan utama bagi kami untuk terus mendukung mereka lewat tiap putaran pendanaan sejak 2015. Kami senang bahwa tim Social Bella selalu bertindak tegas dan gigih selama masa pandemi dan kami sangat yakin bahwa mereka akan semakin kuat setelah krisis ini berlalu."

Baca Juga: Asia's Best Startup Incubation Buka Pendaftaran, Yuk Gabung

David Gowdey dari Jungle Ventures juga menyambut baik kemitraan strategis yang terjalin dengan Social Bella. "Investasi kami di Social Bella merupakan tonggak penting bagi Jungle Ventures di Indonesia.

Sociolla Store at Lippo Mall Puri Jakarta. (Sociolla Store)
Sociolla Store at Lippo Mall Puri Jakarta. (Sociolla Store)

Kami belum pernah melihat perusahaan kecantikan yang menyediakan ekosistem holistik seperti Social Bella dan tidak sabar untuk menyaksikan pertumbuhan besar pada bisnis intinya. Investasi tambahan ini akan memperkuat kemitraan kami dengan Social Bella dan memungkinkan Jungle Ventures untuk memperluas kerja sama secara regional."

Tahun lalu, Social Bella melengkapi ekosistemnya sebagai perusahaan beauty-tech yang terintegrasi dan distributor merek kecantikan dari hulu ke hilir di Indonesia dengan meluncurkan Sociolla Store berkonsep omni channel di Lippo Mall Puri.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Panen.id, Startup Penghubung Petani Lokal ke Konsumen

Hingga saat ini, Social Bella sudah memiliki 6 toko offline di seluruh Indonesia. Selain Sociolla, Social Bella juga baru meluncurkan Lilla by Sociolla, e-commerce terlengkap untuk memenuhi kebutuhan kecantikan dan perawatan diri bagi para ibu dan orang yang dicintainya.

Sebelumnya, Social Bella mengumumkan investasi Seri D sebesar USD 40 juta pada September 2019. Pendanaan ini dipimpin oleh East Venture Growth (EV Growth), Temasek, Pavilion Capital dan Jungle Ventures.

Berita Terkait

TERKINI

Apa dampak Angel Investor bagi startup, apakah selalu dibutuhkan, bisakah tanpa mereka?
internet | 14:21 WIB
Kinerja Tiket.com yang makin membaik membuat laba bersih Blibli ikut meningkat.
internet | 10:55 WIB
Aksi pria ini terekam CCTV dan viral di media sosial.
internet | 21:16 WIB
Seorang remaja ini tega memukul kepala ibunya sendiri sehingga membuat netizen geram.
internet | 20:56 WIB
Startup ini mengklaim bisa menghadirkan pemasaran efektif menggunakan AI atau kecerdasan buatan.
internet | 20:06 WIB
Telkomsel Enterprise mempunyai berbagai macam layanan untuk mendukung transformasi digital.
internet | 19:25 WIB
Huawei satu-satunya perusahaan dari China yang mendapatkan pengakuan masuk Dartar A oleh CDP
internet | 17:48 WIB
Dengan tajuk Catatan Bisnis 2023, KoinWorks menghadirkan pakar ekonomi dan keuangan, untuk membahas kondisi makroekonomi, proyeksi investasi domestik, dan tentunya peran UMKM dalam mendukung kemajuan ekonomi.
internet | 17:32 WIB
Sony raup laba puluhan triliun rupiah pada Q4 2022.
internet | 16:33 WIB
Skaya and The Big Boss sendiri adalah web series Indonesia yang diadaptasi dari novel dan cerita Wattpad.
internet | 16:18 WIB
BCA menjadi salah satu bank pertama yang menjalani TVRA.
internet | 15:35 WIB
JD.com akan mengakhiri layanan e-commerce di Indonesia dan Thailand pada Maret 2023.
internet | 14:14 WIB
Menurut gadis ini, tujuan pembuatan konten hanya untuk melihat respon saat orang berbicara dengan wajah dari jarak dekat.
internet | 14:12 WIB
CEO Telkomsel Mitra Inovasi atau TMI, Mia Melinda menyebut bahwa Telkomsel percaya dengan jaringan B2B food suply chain EdenFarm.
internet | 13:29 WIB
Suntikan dana fantastis yang didapat oleh startup Akulaku ini berasal dari salah satu bank terbesar di Jepang.
internet | 11:22 WIB
Plugo adalah startup yang hadir bertujuan untuk membantu siapa pun yang ingin memulai bisnis online.
internet | 11:06 WIB
BSSN sebut aplikasiSocial Spy WhatsApp ini hanyala aksi penipuan dengan berkedok bisa menyadap WhatsApp.
internet | 10:41 WIB
Pengunjung mal ini kehilangan HP Samsung Galaxy A52s.
internet | 21:11 WIB
Tampilkan lebih banyak