Grab Gandeng Google Kenalkan Fitur Delivery Doodles

Grab kembali berinovasi dengan menambahkan fitur baru ke dalam aplikasi.

Dinar Surya Oktarini

Posted: Senin, 01 Juni 2020 | 21:30 WIB
Ilustrasi aplikasi Grab. (Grab)

Ilustrasi aplikasi Grab. (Grab)

Hitekno.com - Kembali berinovasi, Grab kini menambahkan fitur baru ke aplikasi. Bekerja sama dengan Google, Startup ride hailing itu kenalkan Grab Delivery Doodles. 

Sebagai informasi, Delivery Doodles menggunakan teknologi Artificial Intelligence (Kecerdasan Buatan) milik Google untuk menyulap gambar makanan favorit anak-anak, menjadi pesanan makanan sesungguhnya yang bisa dipesan melalui layanan GrabFood. Ya, fitur ini didesain untuk menghindari kejenuhan anak-anak karena berada di rumah saja selama pandemi Covid-19.

Jika ingin kue, pizza, donat, hingga es krim, anak-anak hanya perlu menggambar makanan yang inginkan dan memindai gambar-gambar tersebut menggunakan fitur Delivery Doodles terbaru dalam aplikasi Grab.

Delivery Doodles akan memprediksi gambar makanan tersebut dan memberikan rekomendasi sejumlah restoran terdekat yang memiliki makanan dalam daftar menu mereka untuk diantarkan ke pelanggan.

Meski baru meluncur di Indonesia, GrabFood Delivery Doodles sebenarnya sudah diperkenalkan di negara lainnya, seperti Malaysia (22 Mei) dan Vietnam (25 Mei).

Grabfood delivery doodle. [Grab Indonesia]
Grabfood delivery doodle. [Grab Indonesia]

Sedangkan untuk teknisnya, GrabFood Delivery Doodles dibangun berdasarkan model machine learning milik Google yang mampu mengenali berbagai gambar hidangan lokal seperti Martabak, Nasi Goreng, Pisang Goreng dan Ayam Geprek.

Secara keseluruhan, lebih dari 10,000 gambar disumbangkan oleh para karyawan Grab, Google, serta kerabat mereka untuk membantu mengajarkan sistem komputer dalam mengenali beragam jenis gambar anak-anak.

“Teknologi pendukung Grab Delivery Doodles adalah model machine learning yang telah dikostumisasi dan dibangun menggunakan tensorflow.js yang dijalankan dalam sebuah perangkat secara near real-time. Kami harap fitur ini akan bermanfaat dan juga memberikan pengalaman menyenangkan bagi para keluarga yang kini menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, seraya membantu keberlangsungan bisnis di seluruh kawasan,” tutup Aurélien Pichon, Managing Director, Asia-Pacific Operations Google dalam keterangan resminya, Senin (1/6/2020).(Suara.com/Tivan Rahmat)

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama dua hari, tepatnya pada 2324 Desember 2025....

internet | 14:44 WIB

Rencana pemerintah memberlakukan registrasi kartu SIM berbasis teknologi biometrik pengenalan wajah kembali memicu perde...

internet | 19:00 WIB

Rencana pemerintah menerapkan registrasi kartu SIM berbasis biometrik pengenalan wajah untuk pelanggan baru mulai 1 Janu...

internet | 16:45 WIB

Ingin tahu lebih lanjut tentang perangkat pemanas tembakau BONDS by IQOS? Simak informasi ini....

internet | 14:26 WIB

Rencana pemerintah menerapkan registrasi kartu SIM menggunakan teknologi biometrik pengenalan wajah (face recognition) m...

internet | 20:00 WIB