Ucapan Anies Soal Hari Raya Nyepi Direvisi Massal, Netizen: Gagal Paham Gue

Banyak yang lalu merasa ada kejanggalan dengan ucapan Anies Baswedan tersebut.


Posted: Selasa, 24 Maret 2020 | 09:19 WIB
Ucapan Anies Soal Hari Raya Nyepi Direvisi Massal, Netizen: Gagal Paham Gue

Ucapan Anies Soal Hari Raya Nyepi Direvisi Massal, Netizen: Gagal Paham Gue

hitekno.com - Penggalan video saat Anies Baswedan menyampaikan kesepakatan terkait kegiatan hari raya Nyepi pada Rabu (25/3/2020) mendatang menjadi viral di Twitter. Dalam video tersebut, Anies Baswedan meminta agar nyepi dirayakan tanpa keramaian.

Usai ucapannya viral di Twitter, banyak netizen yang lalu mencoba melakukan revisi massal terkait ucapan Anies Baswedan tersebut. Beberapa netizen mengaku gagal paham dengan penjelasan Gubernur DKI Jakarta ini.

Pertama kali viral di Twitter, unggahan video ucapan Anies Baswedan ini diunggah @AmbarwatiRexy pada Senin (23/3/2020) lalu.

Dalam video berdurasi 7 detik tersebut, nampak Anies Baswedan yang bertemu media untuk mengumumkan hasil kesepakatan rapat dengan unsur lintas agama. Hasilnya, kegiatan hari raya Nyepi nantinya tidak akan dilakukan dengan keramaian.

"Bahwa kegiatan Nyepi kami apresiasi sekali, sudah diputuskan untuk tidak dilakukan dengan keramaian," ucap Anies Baswedan.

Anies Baswedan sebut Nyepi dirayakan tanpa keramaian. (twitter/AmbarwatiRexy)
Anies Baswedan sebut Nyepi dirayakan tanpa keramaian. (twitter/AmbarwatiRexy)

Banyak netizen yang lalu merasa ada kejanggalan dengan ucapan Anies Baswedan tersebut. Pasalnya, hari raya Nyepi yang berasal dari kata sepi ini selalu dijalani umat Hindu dengan tidak melakukan aktivitas apapun seperti biasanya.

"Hahahaha sejak kapan Nyepi rame?" tulis akun @Indomaju4.

"Umat Hindu sabar yo gengs, ntu perayaan Nyepi atau perayaan Rame sih? Gagal paham gue" ungkap akun @Mpi_CcpSugiono.

Karena dirasa dapat menimbulkan salah persepsi, netizen lalu melakukan revisi massal terkait ucapan Anies Baswedan mengenai hari raya Nyepi ini.

Ilustrasi hari raya Nyepi. (Suara.com/Yasir)
Ilustrasi hari raya Nyepi. (Suara.com/Yasir)

Menurut netizen, diduga maksud Anies Baswedan mengenai keramaian di hari raya Nyepi adalah beberapa upacara dan acara yang diadakan pada bulan kesembilan (sasih kesanga) dalam hitungan kalender Bali.

Baca Juga: Ini Ancaman Menkominfo Pada Pedagang Online yang Permainkan Harga

Beberapa upacara dan acara yang biasanya melibatkan keramaian itu antara lain upacara melasti dan malam pengerupukan yang identik dengan mengarak ogoh-ogoh.

"Mungkin yang dimaksud itu Kesanga (sehari sebelum Nyepi) yang masih satu rangkaian dengan Nyepi yang sekarang dilarang untuk arak ogoh-ogoh" balas akun @praamestii_7.

Sudah menjadi viral di Twitter, kolom balasan unggahan @AmbarwatiRexy mengenai ucapan Anies Baswedan terkait hari raya Nyepi ini mendapat komentar beragam dari netizen. Beberapa di antaranya mencoba merivisi ucapan Gubernur DKI ini.

×
Zoomed
Berita Terkini

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB

Video buram, kusam dan kurang oke? AI yang satu ini bisa jadi solusi mujarab....

internet | 16:34 WIB