Sebelum Jalan, Ini Cara Cek Lokasi Banjir Jakarta lewat Google Maps

Istana kepresidenan juga kebanjiran.


Posted: Selasa, 25 Februari 2020 | 11:17 WIB
Sebelum Jalan, Ini Cara Cek Lokasi Banjir Jakarta lewat Google Maps

Sebelum Jalan, Ini Cara Cek Lokasi Banjir Jakarta lewat Google Maps

hitekno.com - Hujan lebar yang turun telah membuat sejumlah kawasan di DKI Jakarta tergenang banjir Selasa (25/2/2020) pagi. Sebelum pergi, cek dulu lokasi banjir Jakarta lewat Google Maps.

Banjir Jakarta kali ini menjadi terparah selama beberapa waktu terakhir, lantaran tak hanya merendam perumahan warga, namun juga bangunan perkantoran, sekolah hingga istana kepresidenan.

Sejumlah titik di ibu kota bahkan dilaporkan lumpuh total, tidak bisa diakses oleh warga akibat genangan air cukup tinggi hingga 50- 60 cm.

Pantauan Suara.com, banjir secara merata melanda sejumlah kawasan di DKI Jakarta. Tampak beberapa kawasan di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat tergenang banjir.

Kamu bisa cek lokasi mana saja yang terkena banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya menggunakan Google Maps.

Banjir Jakarta di underpass Senen, Selasa (25/2/2020). (Suara.com/Muhammad Yasir)
Banjir Jakarta di underpass Senen, Selasa (25/2/2020). (Suara.com/Muhammad Yasir)

Hal itu ditunjukkan lewat aplikasi Google Maps, di mana wilayah Jakarta penuhi gambar berwarna biru dengan garis merah. Warga pun diimbau untuk lebih waspada mengunjungi sejumlah lokasi yang kebanjiran.

Untuk lebih mudahnya, silahkan klik disini untuk mengetahui titik-titik lokasi banjir Jakarta.

Empat Pintu Air Siaga 1

Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) mengungkapkan empat pintu air siaga 1, terhitung sampai pukul 06.00 WIB. Sementara dua pintu air lainnya siaga dua dan empat pintu lainnya siaga III.

Salah satunya yang berstatus siaga I adalah pintu air Manggarai. Ketinggian air mencapai 955 cm dari normalnya 750 cm. Sampai saat ini hujan juga masih mengguyur lokasi itu.

Baca Juga: Jakarta Banjir Lagi, 8 Meme Ini Malah Beredar di Twitter

Selanjutnya pintu air Karet. Air menyentuh angka 700 cm, lebih tinggi 250 cm dari ketinggian normal, 450 cm.

Status siaga 1 juga disematkan pada pintu air Jembatan Merah. Ketinggian air terhitung saat ini mencapai 285 cm. Padahal normalnya hanya 100 cm.

Terakhir adalah pintu air Istiqlal dengan ketinggian air menyentuh angka 360 cm. Pintu ini diberikan status siaga 1 karena normalnya ketinggian air hanya 250 cm. (Suara.com).

×
Zoomed
Berita Terkini

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB

Video buram, kusam dan kurang oke? AI yang satu ini bisa jadi solusi mujarab....

internet | 16:34 WIB