Perempuan Indonesia Dibui Malaysia, Gara-gara Sebar Hoaks Virus Corona

Perempuan Indonesia berusia 31 tahun dihukum satu minggu penjara di Malaysia karena menyebarkan hoaks virus Corona via Facebook.

Agung Pratnyawan HiTekno.com

Posted: Sabtu, 22 Februari 2020 | 09:46 WIB
Perempuan Indonesia Dibui Malaysia, Gara-gara Sebar Hoaks Virus Corona

Perempuan Indonesia Dibui Malaysia, Gara-gara Sebar Hoaks Virus Corona

hitekno.com - Seorang perempuan Indonesia harus berurusan dengan hukum di Malaysia. Pasalnya ia terbukti menyebarkan berita palsu alias hoaks virus corona atau Covid-19.

Perempuan Indonesia berusia 31 tahun ini dijatuhi hukuman satu minggu penjara dan didenda RM1.000 (Rp3,2 juta) oleh Pengadilan Magistrate di Kuala Lumpur, Jumat (21/2/2020).

Di pengadilan, perempuan ini telah mengaku bersalah menyebar hoaks virus corona.

Dipantau dari laman The Star, Fui Lina, yang bekerja sebagai pramuniaga, dituduh menyebarkan pernyataan palsu yang bertujuan menyebabkan keresahan publik.

Hoaks virus corona tersebut disebarnya lewat Facebook, di akun atas nama Kimiko.

Dalam postingan tersebut, dia meminta masyarakat untuk tidak pergi ke mal agar tak terinfeksi virus Corona. Ia mengklaim ada seorang warga Tiongkok jatuh di sebuah pusat perbelanjaan.

Pernyataan di Facebook Fui Lina itu diposting di Jalan 8/23B, Taman Danau Kota, Setapak Kuala Lumpur pada jam 15:05, 2 Februari 2020.

Berita hoaks virus corona. (Kemenkominfo)
Berita hoaks virus corona. (Kemenkominfo)

Dia didakwa menggunakan Pasal 505 (b) dari KUHP, yang mengatur hukuman penjara hingga dua tahun, atau denda atau keduanya, jika terbukti bersalah.

Fui Lina sendiri mengaku bersalah setelah tuduhan itu dibacakan kepadanya di Kuala Lumpur, Jumat. Tetapi ia meminta agar hanya dikenai denda, karena ia adalah seorang orang tua tunggal untuk seorang putra berusia enam tahun.

Namun jaksa penuntut umum Wan Ahmad Hakimi Ahmad Jaafar mendesak untuk dihukum tahanan karena pelanggarannya telah menyebabkan ketakutan dan trauma ke publik.

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Umat Muslim Kebal Virus Corona, Jutaan WN China Mualaf?

"Terdakwa tidak seharusnya membagikan berita palsu di media sosial dan hanya berbagi berita yang akurat. Hukuman di bagian ini berbicara tentang hukuman penjara pertama dan kedua, yang berarti pengadilan harus memprioritaskan hukuman penjara," kata jaksa.

Hakim Wong Chai Sia kemudian menjatuhkan hukuman penjara satu minggu kepada Fui Lina dan denda RM1.000.

Itulah aksi Fui Lina, perempuan Indonesia yang terbukti menyebarkan hoaks virus corona di Facebook. Kini ia harus berurusan dengan hukum di Malaysia. (Suara.com/ Liberty Jemadu).

×
Zoomed
Berita Terkini

Bagaimana agar website masuk ke halaman pertama Google?...

internet | 20:00 WIB

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB