Internet

Rekam Tumpukan Mayat Diduga Korban Virus Corona, Pria Ini Ditangkap Polisi

Video yang direkam mengungkapkan momen dramatis yang ada pada salah satu rumah sakit di Wuhan.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta

Ilustrasi virus corona. (Shutterstock)
Ilustrasi virus corona. (Shutterstock)

Hitekno.com - Virus corona yang semakin masif menginfeksi terutama kepada warga China menyisakan beberapa momen dramatis. Seorang pria China yang diam-diam merekam tumpukan mayat korban virus corona ditangkap oleh polisi setempat.

Video yang terekam menampilkan sebuah van yang digunakan untuk menumpuk mayat dan juga kesibukan dokter pada salah satu rumah sakit di Wuhan, Hubei, China.

Dokter yang mengenakan jas hazmat terlihat mengumumkan kematian korban yang terbaring tak bernyawa di tempat tidur.

Rekaman video diambil oleh pria China bernama Fang Bin.

Jurnalis China yang bernama Jennifer Zeng mengunggah ulang rekaman tersebut sehingga viral di Twitter.

Cuplikan video yang menampakkan koridor rumah sakit di Wuhan. (Twitter/ jenniferatntd)
Cuplikan video yang menampakkan koridor rumah sakit di Wuhan. (Twitter/ jenniferatntd)

 

Dalam waktu 4 hari, video tersebut telah ditonton lebih dari 1,2 juta kali.

Zeng mengabarkan bahwa pria yang merekam video itu kini sudah ditangkap oleh pihak kepolisian Wuhan.

"8 mayat dalam 5 menit. Lebih banyak (mayat) yang berbaring di dalam untuk dipindahkan. Seseorang secara diam-diam merekam video ini dari Hospital No. 3 di #Wuhan," tulis Jennifer Zeng dalam akun Twitter-nya.

Video ini merekam seorang anak yang kehilangan ayahnya karena terinfeksi virus corona. (Twitter/ jenniferatntd)
Video ini merekam seorang anak yang kehilangan ayahnya karena terinfeksi virus corona. (Twitter/ jenniferatntd)

 

Sambil terkejut, Fang Bin menemukan 8 mayat yang ditumpuk di dalam van.

Dalam koridor, ia juga menemukan beberapa orang yang berbaring tak bernyawa menunggu untuk dipindahkan.

Sangat dramatis, dalam video juga terlihat seorang anak yang baru saja kehilangan ayahnya karena virus corona.

"Dia tak lagi bernafas. Kita kehilangannya," kata seorang petugas di dalam video.

Petugas kesehatan pada rumah sakit di Wuhan baru saja kehilangan satu pasien saat video ini direkam. (Twitter/ jenniferatntd)
Petugas kesehatan pada rumah sakit di Wuhan baru saja kehilangan satu pasien saat video ini direkam. (Twitter/ jenniferatntd)

 

Dikutip dari The Sun, Fang Bin ditangkap setelah dituduh menyebarkan rumor online dan kepanikan setelah videonya tersebar.

Setelah diinterogasi, ia kemudian dilepas lagi oleh pihak kepolisian meskipun komputer dan memorinya disita.

Kini Fang Bin ketakutan karena merasa dirinya akan ditangkap oleh polisi lagi.

Laporan terakhir pada hari Rabu (05/02/2020), korban tewas virus corona telah mencapai 490 orang di mana 24.324 lainnya telah terinfeksi.

Berita Terkait