Relief Batu Keraton Agung Sejagat Terungkap, Gambarnya dari Google

Pernyataan tersebut semakin menguat sejak pemahat batu tersebut Empu Wijoyo Guno mengakui yang mengukir batu tersebut merupakan dirinya.


Posted: Kamis, 23 Januari 2020 | 15:15 WIB
Relief Batu Keraton Agung Sejagat Terungkap, Gambarnya dari Google

Relief Batu Keraton Agung Sejagat Terungkap, Gambarnya dari Google

hitekno.com - Misteri asal batu Keraton Agung Sejagat yang sempat viral akhirnya terungkap. Kepolisian Derah Jawa Tengah (Polda Jateng) mendapat laporan bahwa batu besat tersebut berasal dari gunung, sedangkan gambar relief yang ada di batu tersebut ternyata diambil dari Google image

Dilansir dari laman Suara.com, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskansar Fitriana mengatakan, hal itu bisa dibuktikan di internet. Dia memastikan, gambar-gambar yang ada di batu Keraton Agung Sejagat memang diambil dari internet.

"Ya bisa dicek kok. Batunya juga diambil dari gunung karena dari beberapa batu yang sebelumnya kita temukan mempunyai kontur batu sama yang seakan-akan dinyatakan sebagai batu bersejarah," jelasnya kepada awak media, Kamis (23/1/2020).

Pernyataan tersebut semakin menguat sejak pemahat batu tersebut Empu Wijoyo Guno mengakui yang mengukir batu tersebut merupakan dirinya.

Penampakan prasasti "Keraton" Kerajaan Agung Sejagat (KAS) Purworejo,(Suara.com/Caesar Uji Tawakal)
Penampakan prasasti "Keraton" Kerajaan Agung Sejagat (KAS) Purworejo,(Suara.com/Caesar Uji Tawakal)

"Ukiran gambar dan tulisan jawa itu mempunyai makna filosofi yang dalam," katanya.

Menurut Wijoyo, tulisan jawa yang ada di batu tersebut mempunyai arti 'Bumi Mataram Keraton Agung Sejagat.' Sedangkan untuk kata Mataram mempunyai arti 'Mata Rantai'.

"Mataram mempunyai makna alam jagad bumi yang merupakan mata rantai manusia. Segala hasil bumi merupakan mata rantai manusia atau mataram," katanya.

Sedangkan, lanjut Wijoyo, gambar cakra yang ada di batu tersebut mempunyai makna yang menggambarkan waktu dan kehidupan manusia di Bumi Mataram.

"Di gambar ada cakra terdepat sembilan dewa yang menjadi simbol kehidupan manusia di bumi," katanya. (Kontributor Suara.com/Dafi Yusuf)

Baca Juga: HRD Ungkap Alasan Ogah Rekrut Milenial, Fresh Graduate: Tertohok

×
Zoomed
Berita Terkini

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB

Video buram, kusam dan kurang oke? AI yang satu ini bisa jadi solusi mujarab....

internet | 16:34 WIB