Internet

Fakta di Balik #RIPnadila, Remaja Diduga Korban Bully yang Tewas Bunuh Diri

Menjadi viral di Twitter, kronologi kematian Nadila diungkap oleh beberapa netizen secara gamblang.

Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia

Ilustrasi bullying. (Pixabay/Anemone123)
Ilustrasi bullying. (Pixabay/Anemone123)

Hitekno.com - Sabtu (18/1/2020), netizen Twitter ramai-ramai memberikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya seorang gadis remaja berusia 14 tahun yang diduga menjadi korban bully. Cuitan belasungkawa ini disampaikan dengan hashtag #RIPnadila.

Setelah ditelusuri, hashtag ini merujuk pada seorang remaja bernama Nadila yang tewas bunuh diri usai lompat dari lantai 4 gedung sekolahnya di Cibubur, Jakarta Timur. Diduga kuat, sosok Nadila tidak tahan menerima bully.

Sempat dilarikan ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani perawatan, Nadila lalu meninggal dunia pada Kamis (16/1/2020) lalu dan dimakamkan sehari setelahnya.

Menjadi viral di Twitter, kronologi kematian Nadila diungkap oleh beberapa netizen secara gamblang. Berdasarkan screenshot chat WhatsApp yang beredar, terungkap bahwa Nadila merupakan korban bully secara verbal di sekolahnya.

Sebelum memutuskan untuk bunuh diri Nadila diketahui sedang sakit kepala dan memutuskan untuk beristirahat di Unit Kesehatan Sekolah atau UKS. Saat bangun dan kembali ke kelas, Nadila kaget ketika tas sekolahnya telah disita oleh gurunya.

#RIPnadila. (twitter/Herykickbbul)
#RIPnadila. (twitter/Herykickbbul)

 

Diduga sang guru tidak mengetahui jika Nadila sedang beristirahat di UKS. Nadila lalu kesal karena teman-teman sekelasnya tidak memberikan info apapun ke sang guru mengenai keberadaannya.

''Kalian semua kan tidak suka sama aku, sampai tidak mau beritahu guru kalau aku sakit tidur di UKS. Tenang aja, nanti jam 15.30 aku juga sudah ga ada kok untuk selamanya'' tulis diduga pesan Nadila ke teman-temannya.

Selang beberapa lama kemudian, benar saja, gadis 14 tahun ini memutuskan untuk mengakhiri hidup dengan melompat dari gedung sekolahnya.

Terlepas dari benar atau tidaknya kisah yang dibeberkan netizen terkait kematian Nadila ini, berbagai ungkapan belasungkawa disampaikan beserta hashtag #RIPnadila.

#RIPnadila. (twitter/Herykickbbul)
#RIPnadila. (twitter.com)

 

''Rest in love and always be at peace dek. Kita tidak pernah tahu tentang apa yang orang lain rasakan setelah mendengar perkataan bahkan aksi kecil kita terhadapnya'' tulis @his_journeys.

''Semoga pembully dan calon pembully di manapun kalian berada terbuka hatinya, kalau manusia juga bisa terbunuh dengan kata-kata'' komentar akun @vita_octaa.

Hingga artikel ini dibuat, cuitan dengan hashtag #RIPnadila ini sudah mendapat total lebih dari 19 ribu cuitan netizen.

Catatan Redaksi: Hidup sering kali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemenkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

Berita Terkait