Internet

Berfoto Pakai Pose Jari V Berbahaya bagi Privasi Keamanan Digital

Buat kamu yang doyan selfie, pose jari V bisa merenggut privasimu lho!

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta

Ilustrasi pose dua jari. (Pixabay/ Niek Verlaan)
Ilustrasi pose dua jari. (Pixabay/ Niek Verlaan)

Hitekno.com - Gaya kekinian orang modern ketika selfie atau wefie adalah melakukan pose jari V. Berpose dengan menggunakan dua jari membentuk huruf V ternyata sangat berbahaya jika dilihat dari sudut pandang keamanan digital.

Zhang Wei, pakar keamanan digital dan wakil direktur Shanghai Information Security Trade Association menjelaskan bahwa pose jari V bisa mengungkapkan pola sidik jari seseorang secara sempurna.

Teknologi pembesar foto dan kecerdasan buatan (AI) memungkinkan seseorang untuk mengekstrak detail yang cukup sehingga terbentuk salinan sempurna.

Jarak seseorang saat berpose jari V dengan kamera juga sangat menentukan apakah privasi seseorang tersebut dapat terjaga atau tidak.

Berfoto menggunakan pose jari V dalam 3 meter masih rentan untuk disalahgunakan sehingga privasi keamanan digital juga rawan dicuri.

Perempuan Malaysia saat berpose dua jari di acara  Spring Fest 2009, Moskow. (Wikipedia/ Zharif)
Perempuan Malaysia saat berpose dua jari di acara Spring Fest 2009, Moskow. (Wikipedia/ Zharif)

 

"Gambar scissor-hand (pose V) yang diambil dalam jarak 1,5 meter dapat digunakan untuk mengetahui 100 persen sidik jari orang, sementara gambar yang diambil sekitar 1,5-3 meter dapat menghasilkan 50 persen sidik jari," kata Zhang dikutip dari SCMP.

Feng Jianjiang, profesor yang berfokus pada identifikasi sidik jari di Universitas Tsinghua, China menjelaskan bahwa sidik jari memang rawan untuk disalin, namun jaraknya masih bisa diperdebatkan.

Ia menjelaskan bahwa sudut dan fokus kamera bisa mempengaruhi detail dari sidik jari.

Sidik jari beberapa orang tidak dapat ditangkap dalam jarak berapa pun karena masalah atau jenis kulit setiap orang berbeda.

Ilustrasi V Sign pada acara Green Revolution di Iran. (Wikipedia/ Hamed Saber)
Ilustrasi V Sign pada acara Green Revolution di Iran. (Wikipedia/ Hamed Saber)

 

Tapi, gambar sidik jari akan cukup jelas apabila jarak, sudut, fokus, dan pencahayaan dari kamera ada pada posisi ideal.

Feng menyarankan agar orang memeriksa kejelasan detail dengan memperbesar sidik jari mereka dalam gambar sebelum mengunggah ke media sosial.

Peringatan dari Zhang Wei mengenai bahaya pose jari V sangat viral di platform micro-blogging populer China, Weibo.

Di platform yang mirip Twitter tersebut, peringatan dari Zhang telah dilihat lebih dari 390 juta kali hanya dalam waktu 24 jam.

Sebanyak 49 ribu komentar langsung menghiasi kolom bagian bawah mengingat pose jari V sangat populer terutama bagi netizen wanita yang doyan selfie.

Berita Terkait