Untuk Ibu Kota Baru, Disiapkan Palapa Ring Khusus Kalimantan

Pembangunan Palapa Ring di Kalimantan akan memanfaatkan jalan yang dibangun Kementerian PUPR.

Agung Pratnyawan HiTekno.com

Posted: Selasa, 27 Agustus 2019 | 19:44 WIB
Untuk Ibu Kota Baru, Disiapkan Palapa Ring Khusus Kalimantan

Untuk Ibu Kota Baru, Disiapkan Palapa Ring Khusus Kalimantan

hitekno.com - Akses internet telah menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia. Karena itu untuk ibu kota baru Indoensia nanti, akan disiapkan Palapa Ring khusus Kalimantan.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengungkapkan kemungkinan akan ada Palapa Ring khusus Kalimantan.

Hal ini diungkapkan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengumumkan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai ibu kota baru Indonesia.

"Jadi, kalau kita punya Palapa Ring untuk Indonesia, untuk punya Kalimantan-nya sendiri harus banyak Palapa Ring," kata Rudiantara di Gedung Kominfo, Jakarta, Senin (26/8/2019).

Untuk pembangunan infrastruktur jaringan internet berbasis kabel serat optik itu, Kominfo akan memanfaatkan jalan yang dibangun Kementerian PUPR.

"Nantinya kita akan manfaatkan bahu jalan yang sudah dibangun Kementerian PUPR di daerah perbatasan Indonesia dengan Malaysia. Yang sudah dibangun hanya kurang dari 300 kilometer, nanti kita akan bangun fiber optik, sehingga di Kalimantan itu ringnya akan semakin bagus," kata Menkominfo.

Kendati demikian, Kominfo mengatakan itu harus dibicarakan terlebih dahulu dengan para operator seluler.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, di Jakarta, Kamis (22/8/2019). [Suara.com/Ria Rizki Nirmalasari]
Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, di Jakarta, Kamis (22/8/2019). [Suara.com/Ria Rizki Nirmalasari]

"Apakah mereka akan menggelar jaringan di sana atau tidak," lanjut Rudiantara.

Rudiantara mengatakan jika jaringan broadband di Kalimantan sudah terkoneksi, baik melalui Palapa Ring atau dengan jaringan yang dibangun oleh operator nanti akan ada gateaway internasional yang langsung ke Kalimantan

"Tapi tetap harus kita tingkatkan lagi keandalannya. Karena mungkin 5 sampai 10 tahun lagi ada direct gatewayke internasional dari Kalimantan," katanya.

Baca Juga: Kutai Kartanegara, Kerajaan Tertua di Indonesia yang Jadi Ibu Kota Baru

Dengan kondisi tersebut, trafik telekomunikasi tidak lagi dari Kalimantan dibawa ke Jakarta, kemudian Jakarta bawa ke Singapura, atau dibawa ke Sulawesi.

"Mungkin harus dirancang dari sekarang, seberapa besar trafiknya. Karena kalau ibu kota pindah, itu kan nanti ada jutaan penghuni baru. Kalau trafik internasional tinggi, kenapa kita tidak pikirkan suatu saat dari Kalimantan langsung ke internasional," jelasnya.

Artinya, ke depan masyarakat di Kalimantan bisa berkomunikasi secara lebih cepat, utamanya untuk telekomunikasi antarnegara. (Suara.com/ Liberty Jemadu).

×
Zoomed
Berita Terkini

Bagaimana agar website masuk ke halaman pertama Google?...

internet | 20:00 WIB

Local Media Community secara resmi telah menyusun aspirasi sekaligus masukan kepada pemerintah, khususnya kepada Dirjen ...

internet | 11:12 WIB

DTI Series 2026 resmi dibuka di JICC, Senayan, menandai dimulainya rangkaian konferensi dan pameran teknologi digital te...

internet | 18:28 WIB

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB