Dilaporkan Kominfo ke YouTube, Video Klip Young Lex Masih Beredar

Video klip Lah Bodo Amat dari Young Lex sudah disaksikan lebih dari 5,3 juta kali.

Dinar Surya Oktarini

Posted: Kamis, 08 Agustus 2019 | 21:00 WIB
Video klip Young Lex. (YouTube/Young Lex)

Video klip Young Lex. (YouTube/Young Lex)

Hitekno.com - Video klip terbaru Young Lex berjudul ''Lah Bodo Amat'' masih beredar di YouTube, meski sudah dilaporkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) ke YouTube.

Pelaksana Tugas Direktur Pengendalian Aplikasi Informatika, Dirjen Aptika Kominfo, Riki Arif Gunawan mengatakan bahwa pihaknya sudah melaporkan video Young Lex itu ke YouTube atas desakkan publik.

"Kalau konten di YouTube, memang istilahnya ada di rumah orang, aplikasi luar. Jadi untuk menutupnya, harus minta ke YouTube. Bilang kalau (video Young Lex) ini sudah melanggar a, b, c, d, e. Lalu dia evaluasi. Kalau melanggar, dia akan tutup," kata Riki di Jakarta.

Dilansir dari Suara.com, Kamis (8/8/2019), dua video klip berjudul Lah Bodo Amat dari Young Lex sudah masing-masing disaksikan lebih dari 4,5 juta kali dan 930.000 kali. Kedua video itu pertama kali diunggah pada akhir Juli lalu.

Young Lex. (Instagram/@young_lex18)
Young Lex. (Instagram/@young_lex18)

Meski demikian, lanjut Riki, jika masalah ini masih berlarut-larut dan semakin viral di masyarakat, Kominfo akan memanggil Young Lex, seperti yang sudah dilakukan kepada Kimi Hime belum lama ini.

"Saya terus terang belum lihat kontennya. Biasanya kita akan panggil kalau sudah meresahkan masyarakat, seperti Kimi Hime kemarin kita panggil," tutup Riki.

Video klip Young Lex Lah Bodo Amat menuai kritik dari banyak pihak, termasuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menilai bahwa lagu tersebut banyak menggunakan kata kasar dan menjurus pada sikap acuh tak acuh pada orang lain.(Suara.com/Tivan Rahmat)

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

Pilih digital marketing agency terbaik 2026: 1. Arfadia (GEO Pioneer), 2. MEA Digital Marketing (Social Commerce), 3. Ca...

internet | 16:40 WIB

Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama dua hari, tepatnya pada 2324 Desember 2025....

internet | 14:44 WIB

Rencana pemerintah memberlakukan registrasi kartu SIM berbasis teknologi biometrik pengenalan wajah kembali memicu perde...

internet | 19:00 WIB

Rencana pemerintah menerapkan registrasi kartu SIM berbasis biometrik pengenalan wajah untuk pelanggan baru mulai 1 Janu...

internet | 16:45 WIB

Ingin tahu lebih lanjut tentang perangkat pemanas tembakau BONDS by IQOS? Simak informasi ini....

internet | 14:26 WIB