Internet

Prank Oreo Isi Pasta Gigi ke Tunawisma, YouTuber Ini Terancam Dipenjara

Netizen menganggap aksi prank yang dilakukan YouTuber ini tidak bermoral.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta

Salah satu prank milik ReSet adalah memberikan orang tua dengan orea isi pasta gigi. (YouTube/ What's Trending)
Salah satu prank milik ReSet adalah memberikan orang tua dengan orea isi pasta gigi. (YouTube/ What's Trending)

Hitekno.com - Satu lagu Youtuber prank yang harus berurusan dengan hukum. Youtuber ini melakukan prank oreo isi pasta gigi ke seorang tunawisma.

Prank oreo isi pasta gigi yang dilakukan Youtuber ini berbuntut panjang, dan harus berurusan dengan hukum. Bahkan Youtuber ini terancam hukuman penjara hingga denda.

Jenis prank oreo isi pasta gigi bukan pertamanya terjadi, banyak youtuber lain yang sudah melakukannya. Namun baru kali ini. terjadi prank yang ditujukan pada seorang tunawisma.

Youtuber bernama Kanghua Ren atau dikenal sebagai ReSet. di YouTube telah dijatuhi hukuman penjara 15 bulan dan harus membayar denda sebesar 20 ribu euro atau Rp 319 juta.

Ren dinyatakan bersalah karena melanggar integritas moral terhadap pria tunawisma. Namun sayangnya, dia tidak akan menjalani hukuman apa pun di balik jeruji besi.

Hukum Spanyol memungkinkan hukuman penjara di bawah 2 tahun dapat ditangguhkan bagi pelanggar pertama dalam kejahatan tanpa kekerasan.

Meski akhirnya tidak benar-benar dipenjara, YouTuber ini setidaknya harus membayar denda yang cukup besar dan hukuman berat lainnya.

Kanghua Ren atau dikenal sebagai ReSet di YouTube. (YouTube/ Reset)
Kanghua Ren atau dikenal sebagai ReSet di YouTube. (YouTube/ Reset)

Channel YouTube milik Kanghua Ren yang dikenal sebagai ReSet. dan semua saluran media sosial miliknya harus ditutup selama lima tahun.

YouTuber terkenal asal Spanyol yang telah memiliki 1,2 juta follower memancing kontroversi setelah melakukan prank oreo isi pasta gigi yang diberikan kepada seorang pria tunawisma.

Dilansir dari New York Times, pada awal 2017, Ren yang saat itu berusia 19 tahun, merekam dirinya mengganti krim di dalam biskuit Oreo dengan pasta gigi.

Sedihnya, aksi itu viral dan ditiru juga oleh YouTuber lainnya. Dia memberikan biskuit Oreo kepada orang tua tunawisma di luar supermarket.

Ren juga memberikan tagihan sebesar 20 euro atau Rp 319 ribu dolar kepada pria malang itu. Dalam video asli, yang kemudian dihapus dari YouTube, Ren juga memberikan kalimat kontroversial.

"Aku tahu ini kebablasan, tapi lihat ada sisi positifnya. Ini akan membantu membersihkan giginya. Kupikir dia belum pernah membersihkan giginya sejak ia jatuh miskin," kata Ren dalam videonya.

Sontak saja, aksi dan ucapannya tersebut mendapat kecaman luas dari netizen. Setelah dikecam, ia lalu menghapus videonya dan mengunggah video pengganti.

Ren mengunjungi orang tua tunawisma tersebut dan memberikan uang kertas 20 euro atau Rp 319 ribu yang asli (bukan tagihan).

Channel YouTube milik ReSet. akan ditutup selama lima tahun ke depan. (YouTube/ ReSet.)
Channel YouTube milik ReSet. akan ditutup selama lima tahun ke depan. (YouTube/ ReSet.)

Ia juga memberikan uang sebesar 300 euro atau Rp 4,8 juta kepada sang anak dari tunawisma sebagai imbalan karena tidak melaporkannya.

Atas aksinya yang melanggar integritas moral tersebut, Youtuber asal Spanyol itu langsung diadili dan proses hukumnya dipustuskan pada Juni 2019.

Karena kejadian di atas, kita (terutama YouTuber) sepertinya harus berpikir ulang apabila melakukan prank yang tidak lucu dan sangat tidak bermoral seperti kasus tersebut.

Setelah kasus hukum Kanghua Ren yang melakukan prank Oreo isi pasta gigi ke tunawisma ini, semoga tak ada Youtuber lain yang melakukannya.

Berita Terkait