Muncul Petisi Online Tuntut Banned Channel YouTube PewDiePie, Ini Alasannya

Puluhan ribu orang telah tandatangani petisi online ini.

Agung Pratnyawan HiTekno.com

Posted: Selasa, 09 April 2019 | 08:15 WIB
Muncul Petisi Online Tuntut Banned Channel YouTube PewDiePie, Ini Alasannya

Muncul Petisi Online Tuntut Banned Channel YouTube PewDiePie, Ini Alasannya

hitekno.com - Tiba-tiba muncul petisi online yang menuntut banned channel YouTube PewDiePie. Tuntutan ini muncul di situs petisi online Change.org.

Pembuat petisi online yang dibuat Maria Ruiz ini menuntut YouTube untuk bertindak pada PewDiePie. Ia meminta menghapus konten 'White Supremacist' dari YouTube.

Dalam petisinya, Maria Ruiz memberikan banyak alasan kenapa channel YouTube PewDiePie harus segera dihapus terkait dengan White Supremacist.

Wanita ini juga mengkaitkan penembakan di Selandia Baru beberapa waktu lalu masih berkaitan dengan YouTuber ternama ini.

Ia menyebutkan kalau sang pelaku penembakan ini mengucapkan ''Subscribe to PewDiePie'' dalam melakukan aksinya.

Petisi Online tuntut banned channel YouTube PewDiePie. (Change.org)
Petisi Online tuntut banned channel YouTube PewDiePie. (Change.org)

PewDiePie sendiri menjelaskan melalui akun Twitternya, ia tak ada sangkut pautnya dengan aksi penembakan di Selandia Baru tersebut.

Tak hanya itu, dalam petisi online ini juga mengkaitkan PewDiePie dengan berbagai macam aksi White Supremacist yang dikaitkan.

Dan masih banyak lagi rujukan pada konten-konten kontroversial yang pernah dibuatnya di Channel YouTube tersebut.

Saat berita ini dibuat, petisi online ini telah ditandatangani 78 ribu orang. Dan awalnya tak banyak yang tahu akan petisi ini.

Petisi Online ini mulai banyak diketahui orang setelah PewDiePie sendiri membahasnya di Channel YouTube miliknya beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Akhiri Perang, YouTuber PewDiePie Bongkar Rahasia T-Series Lewat Diss Track

Jika banyak orang yang menandatangani Petisi Online ini, akankah YouTube akan menindaklanjutinya? Akankah channel YouTube PewDiePie bakal kena banned?

×
Zoomed
Berita Terkini

Bagaimana agar website masuk ke halaman pertama Google?...

internet | 20:00 WIB

Local Media Community secara resmi telah menyusun aspirasi sekaligus masukan kepada pemerintah, khususnya kepada Dirjen ...

internet | 11:12 WIB

DTI Series 2026 resmi dibuka di JICC, Senayan, menandai dimulainya rangkaian konferensi dan pameran teknologi digital te...

internet | 18:28 WIB

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB