Internet

Inilah Hedwig Kohn, Sosok di Google Doodle Hari Ini

Siapa sebenarnya Hedwig Kohn ini?

Agung Pratnyawan

Google Doodle menampilkan Hedwig Kohn. (Google)
Google Doodle menampilkan Hedwig Kohn. (Google)

Hitekno.com - Hari ini, Jumat (5/4) Google Doodle memperigati hari ulang tahun ke-132 Hedwig Kohn. Siapa sebenarnya sosok wanita ini?

Hedwig Kohn adalah salah satu perintis fisika wanita yang berhasil mendapatkan kualifikasi untuk mengajar di universitas di Jerman atau disebut dengan Habilitasi sebelum perang dunia II.

Dilansir dari Wikipedia, Hedwig Kohn lahir di Polandia 5 April 1887. Dia adalah putri dari Georg Kohn dan Helene Hancke. Kedua orangtuanya adalah Yahudi Jerman yang taat.

Kohn mengawali masa perkuliahan di salah satu universitas di Breslau pada 1907. Dia terdaftar sebagai wanita kedua di departemen fisika kala itu.

Di bawah bimbingan Otto Lummer, Kohn memperoleh gelar doktor pada tahun 1913. Segera setelahnya, Kohn diangkat jadi asisten Lummer dan tinggal di Institut Fisika universitas selama Perang Dunia I dan memperoleh Habilitasi pada tahun 1930.

Hedwig Kohn, Google Doodle hari ini. (Google)
Hedwig Kohn, Google Doodle hari ini. (Google)

 

Sayangnya pada tahun 1933 Kohn dilarang mengajar karena statusnya sebagai orang Yahudi.

Dia kemudian menghabiskan beberapa tahun berikutnya untuk memenuhi kontrak penelitian dalam fisika industri sebelum melarikan diri ke AS pada tahun 1940.

Sebenarnya Kohn diberi visa UK pada tahun 1939, namun segera dibatalkan karena perang.

Dia mendapat visa untuk pergi ke Swedia pada tahun 1940 dan segera pergi ke sana. Setelah itu, dia memperoleh visa AS dan pindah ke sana.

Di Amerika, Kohn kembali mengajar di Women's College of the University of North Carolina in Greensboro selama satu setengah tahun. Tahun 1942, dia mulai mengajar di Wellesley College di Massachusetts. Dia pensiun pada tahun 1952 sebagai profesor.

Hedwig Kohn, Google Doodle hari ini. (Google)
Hedwig Kohn, Google Doodle hari ini. (Google)

 

Hedwig Kohn kemudian mengisi masa pensiunnya dengan melanjutkan penelitian yang dia tekuni sejak 1912 yaitu tentang spektronomi nyala api.

Tawaran jadi rekan riset yang datang dari profesor fisika di Duke University, Hertha Sponer langsung diterima olehnya.

Hedwig Kohn mendirikan laboratorium di Duke dan melanjutkan penelitian sambil membimbing dua mahasiswa pascasarjana untuk doktor mereka dan merekrut dua rekan pasca-doktoral.

Selama bertahun-tahun, Kohn karya menghasilkan lebih dari 20 publikasi, satu paten, dan ratusan halaman buku teks yang digunakan sebagai rujukan siswa ke bidang radiometri hingga ke 1960-an.

Selamat ulang tahun ke-132, Hedwig Kohn. (Dewiku.com/ Rima Suliastini).

Berita Terkait