Internet

Menurut Jack Ma, Teknologi Bisa Picu Perang Dunia III

Elon Musk juga punya kekhawatiran yang sama.

Agung Pratnyawan

Jack Ma. (Facebook)
Jack Ma. (Facebook)

Hitekno.com - Pendiri Alibaba, Jack Ma mengungkapkan kekhawatirannya pada perkembangan teknologi saat ini. Jack Ma khawatir jika teknologi bisa picu Perang Dunia III.

Menurut pendiri raksasa tenologi China ini, dua perang dunia sebelumnya juga dipicu oleh revolusi teknologi.

Jack Ma menungkapkan kekhawatirannya ini ketika berbicara dalam World Economic Forum yang berlangsung di Davos, Swiss, seperti yang dilansir dari CNBC, Kamis (24/1/2019).

Jack Ma dalam film pendek yang mempromosikan Tai Chi. (Yahoo News Singapore)
Jack Ma dalam film pendek yang mempromosikan Tai Chi. (Yahoo News Singapore)

 

''Perang Dunia I adalah karena revolusi teknologi pertama. Lalu revolusi teknologi kedua menyebabkan perang dunia kedua. Sekarang ini adalah revolusi teknologi yang ketiga,'' ungkap Jack Ma.

Kecemasan Jack Ma terhadap perkembangan teknologi yang ia sampaikan rupanya bukan untuk yang pertama kalinya.

Pada tahun 2017 lalu, pria 54 tahun ini juga sempat menegaskan bahwa perkembangan machine learning dan artificial intelligence alias kecerdasan buatan bisa berujung pada pecahnya Perang Dunia III.

Meski begitu, Jack Ma masih menaruh harapan pada teknologi yang diharapkan mampu membawa kebaikan bagi manusia.

''Saya bukan orang teknologi, tapi saya yakin teknologi itu hebat bagi manusia. Dan sebagai perusahaan, tidak berbuat jahat semata tidaklah cukup. Kita harus melakukan hal baik bagi dunia, bagi masa depan dan percaya pada anak muda,'' tutupnya.

Elon Musk ternyata seorang penggemar anime. (whaleshares/@mishka)
Elon Musk ternyata seorang penggemar anime. (whaleshares/@mishka)

 

Selain Jack Ma, kekhawatiran pada teknologi yang bisa memicu Perang Dunia III juga disampaikan Elon Musk.

Pemilik SpaceX dan Tesla ini sering menyampaikan bahwa teknologi kecerdasan buatan bisa menjadi bumerang bagi manusia jika tidak dikendalikan.

Jika Jack Ma dan Elon Musk merasa khawatir teknologi bisa memicu Perang Dunia III, nampaknya memang perlu perhatikan lebih dalam. (Suara.com/Tivan Rahmat)

Berita Terkait