Ilustrasi pengguna smartphone (pixabay)
Hitekno.com - Pengguna media sosial terutama Twitter tengah diramaikan dengan pembahasan lucu mengenai anak Jakarta Selatan (Jaksel). Anak Jaksel dikenal memiliki gaya bahasanya sendiri yang berbeda dengan netizen lain.
Gaya bahasa anak Jaksel menggunakan beberapa istilah bahasa Inggris yang dicampur ke dalam bahasa sehari-hari.
Kata-kata bahasa Inggris yang populer di antaranya adalah 'which is', 'literally', 'basically', dan 'usually'. Beberapa cuitan bahkan membandingan gaya bahasa anak Jakarta Timur, Barat, hingga Pusat.
Lucunya, demam bahasa anak Jaksel ini juga sudah mewabah hingga admin Wikipedia dan tokoh publik sekali pun. Berikut ini kompilasi lucu bahasa anak Jaksel di media sosial yang berhasil dikumpulkan.
1. Setelah dengar jawaban anak Jaksel yang menginterview pasti lelah mendengar jawabannya karena kupingnya harus bilingual.
![Cuitan warganet bahas bahasa anak jaksel. [Twitter]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/09/08/26986-cuitan-warganet.jpg)
2. Empat pengucapan lima puluh ribu yang berbeda ini, literally menjadi semacam pemetaan wilayah di Jakarta.
![Cuitan warganet bahas bahasa anak jaksel. [Twitter]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/09/08/97952-cuitan-warganet.jpg)
3. Admin Wikipedia pun nggak mau kalah, mereka punya artikel yang must read banget.
![Cuitan warganet bahas bahasa anak jaksel. [Twitter]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/09/08/76572-cuitan-warganet.jpg)
4. Gojek Jaksel pun auto pakai bilingual.
![Cuitan warganet bahas bahasa anak jaksel. [Twitter]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/09/08/74170-cuitan-warganet.jpg)
5. Bahkan gubernurnya pun menjiwai bahasa Jaksel. Selain Singlish, kemungkinan nanti akan ada Jakselish.
![Cuitan warganet bahas bahasa anak jaksel. [Twitter]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/09/08/32859-cuitan-warganet.jpg)
Tulisan ini sudah dimuat di Suara.com dengan judul Begini Lucunya Kompilasi Bahasa Anak Jaksel di Media Sosial.
Baca Juga: Ini Deretan Meme The Nun Gentayangan, Bukan Serem Tapi Kocak