Games

Ambil Latar Tempat di Baghdad dan Jepang, Begini Bocoran Assassin's Creed Terbaru

Game ini juga akan meninggalkan unsur RPG yang sempat dipakai di seri sebelumnya.

Cesar Uji Tawakal

Assassins Creed. (Wikia).
Assassins Creed. (Wikia).

Hitekno.com - Setelah serangkaian kebocoran, Ubisoft telah secara resmi meluncurkan game Assassin's Creed besar berikutnya.

Dilansir dari The Verge, game ini akan mengambil latar tempat Baghdad abad ke-9, di mana pemain akan mengambil peran sebagai pembunuh pemula bernama Basim. 

Ubisoft mengatakan bahwa game ini akan kembali ke akar aksi-petualangan dari seri ini, yang berarti bahwa mekanisme RPG dari game yang lebih baru tidak akan hadir.

Selain itu, Assassin’s Creed bersubjudul 'Mirage' ini  diperkirakan akan diluncurkan sekitar tahun 2023.

Namun bukan itu saja untuk serial ini, karena Ubisoft juga membuat sejumlah pengumuman besar lainnya mengenai masa depan franchise tersebut.

Mari kita mulai dengan segmen mobile game. Ubisoft sedang mengembangkan versi dunia terbuka pertama dari Assassin's Creed untuk smartphone, saat ini dijuluki "Jade," yang berlatar di Tiongkok kuno dan akan memungkinkan pemain menyesuaikan karakter mereka sendiri.

Anda juga dapat parkour melintasi Tembok Besar, yang tampaknya menyenangkan.

Assassins Creed. (Amazon)
Assassins Creed. (Amazon)

Game dengan kode nama "Jade" ini sudah terdaftar akan segera hadir.

Di tempat lain, Ubisoft juga mengatakan sedang mengerjakan judul seluler yang tidak disebutkan namanya untuk layanan game Netflix, meskipun tidak ada detail tentang itu sekarang. 

Adapun perihal masa depan seri game ini, Ubisoft membagikan beberapa detail tentang game yang akan datang setelah Mirage.

Salah satu game ini, dengan nama sandi "Red," sedang dalam pengembangan di studio Ubisoft's Quebec City dan akan berlatar di Jepang era feodal, sementara tim Montreal sedang mengerjakan nama kode lain "Hexe"; belum banyak detail tentang yang satu itu.

Berita Terkait