Games

Rampungkan M3 World Championship, Moonton Siap Gelar MPL MENA di 2022

Keputusan Moonton untuk menggelar MPL MENA ini tidak terlepas dari performa menakjubkan deretan tim asal Timur Tengah dan Amerika Utara.

Amelia Prisilia

MPL MENA. (MOONTON Games)
MPL MENA. (MOONTON Games)

Hitekno.com - Usai merampungkan M3 World Championship dengan kemenangan Blacklist International, kini Moonton bersiap untuk menggelar turnamen Mobile Legends di Timur Tengah dan Amerika Utara yang tergabung dalam MPL MENA.

Menurut rencana, MPL MENA nantinya akan mulai digelar pada tahun 2022 mendatang. Turnamen ini menjadi pembuka rangkaian event Moonton di masing-masing negara nantinya.

Keputusan Moonton untuk akhirnya menggelar MPL MENA ini tentu tidak terlepas dari performa menakjubkan yang ditunjukan deretan tim asal Timur Tengah dan Amerika Utara dalam turnamen M3 World Championship lalu.

Melihat sejarah M3 World Championship beberapa waktu lalu, tim kuda hitam asal Amerika Utara, BTK sukses menunjukan dominasinya usai berhasil memaksa turun Blacklist International dari upper bracket.

Walaupun dominasi Mobazane ini harus dihentikan oleh ONIC PH, BTK mampu membuktikan diri sebagai tim mematikan dengan raihan 3-2 atas Blacklist International dalam match tersebut.

BTK. (MOONTON Games)
BTK. (MOONTON Games)

Di sisi lain, tim asal Ukraina, NAVI juga tampil mengganas karena berhasil menumbangkan tim tuan rumah, RSG SG di babak playoff. Permainan apik dari Warbarbie dan kawan-kawan turut sukses mencuri perhatian dalam turanmen tersebut.

Melihat permainan apik dari tim-tim ini, Moonton lalu sepakat untuk menggelar MPL MENA di Januari mendatang. Dalam keterangan resminya, babak group qualifier akan digelar pada 20 Januari 2022.

Setelah group qualifier, MPL MENA lalu masuk ke babak regular season pada 24 Februari 2022 sampai 30 April 2022. Penggemar Mobile Legends bisa menyaksikan turnamen ini melalui laman Facebook dan YouTube resmi gelaran tersebut.

Keputusan Moonton untuk menggelar MPL MENA ini jelas saja untuk menunjukan dominasi Mobile Legends yang tidak hanya populer di Southeast Asia namun hingga Timur Tengah dan Amerika Utara.

Berita Terkait