Games

Perilisan Battlefield 2042 Ditunda, Harga Saham EA Ikut Terdampak

Tak jadi Oktober, Battlefield 2042 ditunda hingga 19 November 2021.

Rezza Dwi Rachmanta

Battlefield 2042. (EA)
Battlefield 2042. (EA)

Hitekno.com - Berdasarkan trailer yang diunggah beberapa waktu lalu, Battlefield 2042 dijadwalkan rilis pada 22 Oktober mendatang. Namun penggemar sepertinya tak akan menjumpai Battlefield 2042 secara tepat waktu.

Sang developer, DICE, mengumumkan pada Rabu (15/09/2021) bahwa game FPS ini resmi ditunda sehingga perilisannya menjadi 19 November 2021.

General Manager DICE, Oskar Gabrielson mengungkapkan bahwa penundaan sebagian besar disebabkan oleh tantangan bekerja dari rumah (WFH) selama pandemi.

Ia turut menyebutkan tantangan ini sebagai "tak terduga" sehingga mereka membutuhkan waktu ekstra untuk mewujudkan visi Battlefield 2042.

"Membangun game selama pandemi global telah menciptakan tantangan tak terduga bagi tim. Melihat kondisi yang sedang berlangsung, dan dengan semua kerja keras yang dilakukan tim dari rumah, kami merasa penting untuk meluangkan waktu ekstra untuk mewujudkan visi Battlefield 2042 bagi para pemain," kata Gabrielson dikutip dari Polygon.

Trailer Battlefield 2042. (YouTube/ Battlefield)
Trailer Battlefield 2042. (YouTube/ Battlefield)

Perilisan Battlefield 2042 pada 22 Oktober menempatkan mereka dalam posisi cukup rumit. Tanggal rilis tersebut cukup dekat dengan peluncuran game FPS lain.

Sebagai informasi, Call of Duty Vanguard bakal dirilis pada 5 November dan Halo Infinite meluncur 8 Desember 2021. Analis industri gaming, Daniel Ahmad mencuitkan bahwa pengumuman penundaan Battlefield 2042 berdampak pada saham milik sang publisher, Electronic Arts.

Saham EA diketahui sempat turun hampir 6 persen setelah rumor beredar bahwa game akan mengalami penundaan yang lebih parah.

Analis industri gaming memberitahukan penurunan saham EA. (Twitter/ ZhugeEX)
Analis industri gaming memberitahukan penurunan saham EA. (Twitter/ ZhugeEX)

Namun saham langsung mengalami rebound atau naik kembali 4 persen setelah penundaannya "tidak seburuk yang dibayangkan".

Dikutip dari Barrons, analis dari Raymond James Financial, Andrew Marok menjelaskan bahwa potensi penundaan beberapa minggu akan menjadi "sentimen negatif ringan" bagi investor.

Asumsi bahwa game masih diluncurkan pada masa liburan tak membuat saham turun secara signifikan. Namun analis tersebut mencatat apabila penundaan berlangsung berbulan-bulan, maka itu dapat merugikan perusahaan. Game Battlefield 2042 sendiri siap hadir ke beberapa platform termasuk PlayStation 4, PlayStation 5, Windows PC, Xbox One, dan Xbox Series X.

Berita Terkait