Games

Tak Sesuai Ekspektasi, Game Marvel's Avengers Tuai Kerugian Besar

Square Enix mencatatkan kerugian operasional lebih dari 5 miliar yen atau Rp 693 miliar.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta

Ilustrasi sinematic hero pada game Marvel's Avengers. (YouTube/ MKIceAndFire)
Ilustrasi sinematic hero pada game Marvel's Avengers. (YouTube/ MKIceAndFire)

Hitekno.com - Square Enix, sang publisher dari game Marvel's Avengers baru saja merilis laporan keuangan terbaru. Namun analis industri gaming langsung menyoroti kinerja dari Marvel's Avengers yang justru menelan kerugian dalam jumlah besar.

Perusahaan Jepang tersebut mengumumkan angka keuangannya untuk periode enam bulan hingga 30 September 2020. Pendapatan dan laba naik dibandingkan periode 2019 yang kurang menyenangkan.

Sebagai informasi, Square Enix merilis remake Final Fantasy 7 pada awal tahun 2020 dan meluncurkan Marvel's Avengers di awal September 2020.

Eurogamer melaporkan bahwa divisi game Square Enix, Digital Entertainment - HD Games, telah membukukan kerugian operasional lebih dari 5 miliar yen atau Rp 693 miliar.

Pada kuartal pertama tahun finansial 2021, ketika Final Fantasy 7 remake dirilis, divisi HD Games mencatatkan penjualan bersih sebesar 34,1 miliar yen atau Rp 4,7 triliun dan pendapatan operasional lebih dari 10 miliar yen atau Rp 1,4 triliun. Itu adalah keuntungan yang lumayan untuk periode tersebut.

Deretan hero di game Marvel's Avengers. (Square Enix)
Deretan hero di game Marvel's Avengers. (Square Enix)

 

Kemudian kita memiliki kuartal kedua tahun finansial 2021, di mana game Marvel's Avengers keluar.

Untuk periode ini (awal Juli hingga akhir September) bisnis Digital Entertainment - HD Games mencatatkan penjualan bersih sebesar 23,7 miliar yen (Rp 3,3 triliun) dan kerugian operasional lebih dari 5 miliar yen (Rp 693 miliar). Tentu itu adalah pencapaian yang tidak bagus mengingat banyak hero populer di game Marvel's Avengers.

Sayangnya Square Enix masih belum menjelaskan mengenai target penjualan dari Marvel's Avengers.

Dikutip dari Games Radar, analis industri gaming asal Jepang, David Gibson, membocorkan bahwa Marvel's Avenger tak sesuai dengan ekspektasi mengingat penjualannya diperkirakan hanya "60 persen dari rencana".

David Gibson memberikan bocoran mengenai volume penjualan dari game Marvel's Avengers. (Twitter/ gibbogame)
David Gibson memberikan bocoran mengenai volume penjualan dari game Marvel's Avengers. (Twitter/ gibbogame)

 

"Volumenya adalah 60 persen dari rencana sebenarnya. Biaya pembuatan game lebih dari 170-190 juta dolar tetapi hanya terjual 3 juta," tulis salah satu penggalan kalimat dari thread yang dibagikan David Gibson.

Baru-baru ini, sang developer, Crystal Dynamics, mengonfirmasi bahwa Marvel's Avengers diundur serta tidak akan datang ke PS5, Xbox Series X, dan Series S hingga 2021 mendatang.

Rincian tanggal resmi perilisan game pada konsol terbaru masih belum dikonfirmasi oleh Crystal Dynamics. Square Enix telah merilis Marvel's Avengers pada awal September 2020 di beberapa platform termasuk PC, PS4, Xbox One, dan Stadia.

Berita Terkait