Games

Dampak Pandemi, Pokemon Gofest Akan Digelar Secara Online

Keuntungan dengan bermain online, pemain bisa hadir dua hari berturut-turut. Nantikan pula kejutan seru Pokemon Go Fest.

Dinar Surya Oktarini

Bermain Pokemon Go. (YouTube)
Bermain Pokemon Go. (YouTube)

Hitekno.com - Dampak pandemi tahun ini, acara tahunan Pokemon Go Fest akan diadakann secara online pada 25-26 Juli mendatang.  Acara ini biasanya diadakan di pelbagai kota di seluruh penjuru dunia, yang memungkinkan pemain untuk bertemu di lokasi nyata seperti taman besar dan memainkan judul game AR populer.

Pokemon Go Fest pertama diadakan di Chicago pada 2017 untuk merayakan peringatan satu tahun permainan Pokemon Go. Seiring berjalannya waktu, festival pada tahun-tahun berikutnya meluas ke negara lain, termasuk Jepang dan Jerman.

Sejumlah orang menghadiri promosi game Pokemon Go di Bangkok, Thailand (Shutterstock).
Sejumlah orang menghadiri promosi game Pokemon Go di Bangkok, Thailand. Sebagai ilustrasi (Shutterstock).

Karena diadakan secara online, ini pertama kalinya pemain bisa menghadiri acara yang digelar dua hari. Sebelumnya, para pemain hanya bisa menghadiri salah satu saja. Selain itu, Niantic berencana untuk meningkatkan jumlah tiket untuk acara tahun ini.

"Karena acara ini sekarang bersifat global, kami mengambil langkah-langkah untuk menyediakan tiket kepada sebanyak mungkin pemain," kata Michael Steranka, Direktur Pemasaran dan Acara Global Niantic, seperti dikutip dari The Verge pada Jumat (29/5/2020).

Meskipun Niantic belum menjelaskan secara terperinci apa yang akan dimasukan dalam festival dua hari itu, perusahaan menyatakan akan ada pengalaman baru, permainan, dan kejutan.

Pokemon Go adalah permainan Augmented Reality (AR) yang sangat bergantung pada eksplorasi lingkungan luar dan kehadiran fisik. Dengan adanya pandemi yang membuat banyak orang tinggal di rumah, Niantic telah mengadaptasi permainan dengan menambahkan fitur limited-time remote-friendly, seperti serangan virtual untuk memastikan pemain masih bersenang-senang menangkap monster virtual di ponsel.(Suara.com/Lintang Siltya Utami)

Berita Terkait