Games

Pamer Ray Tracing, Cyberpunk 2077 Malah Picu Kontroversi

Sambutan meriah kepada Cyberpunk 2077 berbalik 180 derajat setelah iklan transgender ini ditemukan.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta

Cyberpunk 2077. (CD Projekt Red)
Cyberpunk 2077. (CD Projekt Red)

Hitekno.com - Setelah mendapatkan sambutan meriah di ajang E3 2019, Cyberpunk 2077 ternyata juga memancing kontroversi. Hal tersebut terkuak setelah beberapa penggemar menemukan iklan transgender tersembunyi di dalam game tersebut.

CD Projekt Red sebelumnya dielu-elukan oleh penggemar, bahkan game-nya, Cyberpunk 2077, sempat menempati trending topic global di Twitter.

Keputusan CD Projekt Red menghadirkan aktor populer Holywood, Keanu Reeves, mendapat sambutan sangat meriah.

Namun itu berbanding 180 derajat setelah game mereka muncul di iklan teknologi ray tracing milik Nvidia yang ikut dipamerkan di E3 2019.

Sebuah pemandangan yang menampilkan grafis tinggi memang memukau penggemar, namun terdapat sebuah kejanggalan yang memancing kontroversi.

Terdapat sebuah iklan yang menampilkan model transgender di dalam game tersebut.

Sosok wanita di iklan tersebut sangat jelas memiliki penis. Iklan itu menampilkan minuman ringan bernama ChroManticore yang rasanya seperti "16 rasa yang ingin kamu campur".

Cyberpunk 2077. (YouTube/Cyberpunk 2077)
Cyberpunk 2077. (YouTube/Cyberpunk 2077)

 

Kata "mix it up" atau "campurkanlah" merupakan referensi sangat jelas untuk menggambarkan model transgender.

Bak pisau bermata dua, iklan transgender tersembunyi itu langsung memancing kontroversi.

Di satu sisi, iklan itu akan membuat Cyberpunk 2077 mungkin akan kesulitan memperoleh samputan positif atau bahkan izin di negara yang memegang teguh adat ketimuran.

Namun di sisi lain, iklan tersebut juga dianggap menyinggung kaum transgender karena dinilai terlalu mengeksploitasi mereka.

Cuplikan area di game Cyberpunk 2077 yang mendukung teknologi ray tracing. (Nvidia)
Cuplikan area di game Cyberpunk 2077 yang mendukung teknologi ray tracing. (Nvidia)

 

Sebelumnya CD Projekt Red juga memancing kontroversi setelah mencuitkan pernyataan yang dianggap mengundang transphobia.

Dilansir dari Polygon, setelah kontroversi mulai memuncak, akhirnya perwakilan dari CD Projekt Red angkat bicara.

Redesiusk, Art Director CD Projekt Red merupakan orang yang bertanggung jawab atas semua iklan media fiksi di Cyberpunk 2077.

Ia menjelaskan bahwa iklan itu hanyalah bentuk penggambaran iklan yang agresif sesuai tema game dan mereka tidak bermaksud menyinggung siapa pun.

Setelah diperbesar, terdapat iklan transgender tersembunyi. (Nvidia)
Setelah diperbesar, terdapat iklan transgender tersembunyi. (Nvidia)

 

Berikut penjelasan dari perwakilan CD Projekt Red:

"Secara pribadi, bagiku, orang ini seksi. Cyberpunk 2077 adalah masa depan dystopian di mana perusahaan besar mendikte segalanya. Mereka mencoba, dan berhasil, memengaruhi kehidupan orang. Perusahaan mendorong produk ke tenggorokan mereka. Perusahaan jahat akan menciptakan iklan yang sangat agresif yang menggunakan atau menyalahgunakan kebutuhan dan naluri orang. Jadi hiperseksualisasi tampak jelas di mana-mana. Dalam game akan banyak contoh wanita hiperseksual, pria hiperseksual dan jenis orang di antara keduanya. Dalam game, kamu adalah cyberpunk, seseorang yang akan melawan perusahaan jahat itu. Kami tidak ada niat untuk menyinggung siapa pun"

Meski telah dijelaskan secara gamblang, iklan transgender tersembunyi di Cyberpunk 2077 sepertinya masih akan memancing kontroversi di kemudian hari.

Berita Terkait