Face Unlocknya Berfungsi saat Tidur, Pria Ini Kehilangan Uang Puluhan Juta

Kira-kira smartphone mereka apa ya?

Dinar Surya Oktarini

Posted: Selasa, 09 April 2019 | 09:00 WIB
Ilustrasi Pengguna Smartphone. (Pixabay/TeroVesalainen)

Ilustrasi Pengguna Smartphone. (Pixabay/TeroVesalainen)

Hitekno.com - Smartphone keluaran terbaru saat ini dibekali banyak fitur keamanan, salah satunya fitur face unlock.

Namun nyatanya fitur tersebut tak sepenuhnya aman untuk melindungi data pribadi di smartphone penggunanya, seperti kejadian di China baru-baru ini.

Seorang pencuri berhasil menyelinap dan berhasil membuka kunci telepon korbannya saat dia tidur.

Diketahui pencuri tersebut mencuri lebih dari 2.440 dolar US atau sekitar Rp 34 juta dari rekening korban.

Dilansir dari laman South China Morning Post, korbang yang merupakan seorang pria bernama Yuan tersebut menghubungi polisi setelah mengetahui uangnya hilang dari rekening banknya.

Setelah dilakukan penyelidikan, petugas menuduh dua teman sekamar Yuan dengan pencurian.

Polisi menduga mereka membuka kunci smartphone saat korban sedang tertidur dan menggunakan WeChat Pay untuk mentransfer uang ke rekening mereka sendiri.

Ilustrasi pengguna smartphone. (unsplash/Rawpixel)
Ilustrasi pengguna smartphone. (unsplash/Rawpixel)

''Sepertinya fitur pengenalan wajah ponsel milik Yuan tidak terlalu dapat diandalkan, petugas telah melakukan tes sendiri dan menemukan orang lain bisa membuka kunci bahkan dengan mata tertutup'' kata polisi dalam wawancara.

Dalam laporan tersebut tidak disebutkan spesifik nama smartphone yang digunakan Yuan, tetapi seorang polisi menyebutkan bahwa harganya sekitar Rp 2 jutaan di China.

China yang dikenal sebagai negara dengan teknologi pengenalan wajah telah menjadikan fitur ini di kehidupan sehari-hari masyarakat.

Baca Juga: Asus Siapkan Laptop Gaming Tipis Ditenagai GPU RTX

Pada 2015 sendiri, kementrian keamanan Publik China meluncurkan proyek untuk membangun basis data pengenalan wajah paling akurat di dunia.

Tujuannya sendiri adalah agar pemerintah China dapat menidentifikasi lebih dari 1,3 miliar warga negara tersebut cocok dengan foto kartu identitas mereka hanya dalam waktu tiga detik dengan tingkat akurasi hingga 90 persen.

Sementara itu, perusahaan teknologi China seperti Tencent yang mengembangkan aplikasi WeChat Pay sudah mengadopsi teknologi face unlock atau pengenalan wajah untuk pembayaran ritel, perjalanan dan seluler hingga menarik uang.

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

ROM Xiaomi berbeda tiap wilayah dan Taiwan dianggap paling ideal berkat fitur paling lengkap dan stabil....

gadget | 11:10 WIB

Pengguna dapat mengoptimalkan perangkat Xiaomi agar memperoleh skor benchmark maksimal....

gadget | 11:46 WIB

Program Beta HyperOS 3 Xiaomi memungkinkan pengguna mendapatkan akses awal ke fitur terbaru sambil memberikan umpan bali...

gadget | 14:08 WIB

Generasi terbaru dari seri kamera Fujifilm X-T30 III, apa yang ditawarkan?...

gadget | 12:10 WIB

HP lipat menawarkan kombinasi unik antara desain ringkas dan fungsi layar besar, serta fitur-fitur fleksibel yang tidak ...

gadget | 08:35 WIB