Lebarkan Jangkauan, Xiaomi Siap Ekspansi ke Afrika

Setelah masuk Eropa, kini giliran Afrika.

Agung Pratnyawan

Posted: Senin, 21 Januari 2019 | 13:15 WIB
Logo Xiaomi. (Wikipedia/ Xiaomi)

Logo Xiaomi. (Wikipedia/ Xiaomi)

Hitekno.com - Produsen smartphone asal China, Xiaomi mulai agresif dalam mengembangkan bisnisnya. Bahkan Xiaomi siap ekspansi ke Afrika dalam waktu dekat ini.

Sebelumnya, Xiaomi membuat Redmi sebagai brand smartphone mandiri dan membuat merek Pocophone. Kini, siap untuk memperluas pasarnya hingga ke Benua Afrika.

Dilansir dari Gizmochina, Senin (21/1/2019), Xiaomi mengumumkan pembentukan departemen regional untuk wilayah Afrika.

Di Benua Hitam sendiri, mereka akan bersaing dengan perusahaan smartphone ternama lainnya, seperti Huawei dan Samsung.

Nantinya, jabatan Xiaomi African Regional Department akan dipimpin Wang Lingming yang sebelumnya bekerja di kantor pusat Xiaomi di Shenzhen, China.

Smartphone Xiaomi Terlaris/gadgetskitty.com
Smartphone Xiaomi Redmi Note 5. (Mi.com)

Meski begitu, penguasa smartphone di Afrika yang sebenarnya adalah Transsion Holding yang membawahi tiga merek smartphone, yaitu Infinix, Tecno, dan Itel.

Merujuk pada data dari IDC per Kuartal III 2018 lalu, Transsion menguasai pangsa pasar smartphone di Afrika sebesar 34,9 persen.

Sedangkan Samsung dan Huawei menguntit di urutan kedua dan ketiga dengan persentase 21,7 persen dan 10,2 persen.

Meski baru mengumumkan departemen regional untuk wilayah Afrika, namun Xiaomi sejatinya sudah pernah memasarkan smartphone mereka di Nigeria.

Hanya saja, pertumbuhan pasarnya masih di bawah ekspektasi perusahaan.

Baca Juga: Masih Mesra, MediaTek Bantah Hentikan Kemitraan dengan Xiaomi

Xiaomi Redmi Note 6 Pro. (Firstpost)
Xiaomi Redmi Note 6 Pro. (Firstpost)

Di Nigeria, Xiaomi hanya menjual sedikit produk mereka, yaitu Redmi Note 5A, Redmi Note 5, dan Redmi 6A. Selain itu, mereka juga tidak menyediakan layanan purnajual untuk konsumen.

Sementara itu, Xiaomi juga sempat dicekal untuk memasarkan salah satu lini produknya, Mi, di Afrika Selatan.

Pasalnya, nama Mi yang diusung Xiaomi mirip dengan produk smartphone lokal yang bernama Mi-Fone.

Beruntung, masalah tersebut berhasil diatasi dan Xiaomi berhak memasarkan produknya di Afrika Selatan.

Setelah masuk ke pasar Afrika, mana lagi yang ingin di jangkau Xiaomi nantinya? Mungkin Amerika? (Suara.com/Tivan Rahmat)

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

ROM Xiaomi berbeda tiap wilayah dan Taiwan dianggap paling ideal berkat fitur paling lengkap dan stabil....

gadget | 11:10 WIB

Pengguna dapat mengoptimalkan perangkat Xiaomi agar memperoleh skor benchmark maksimal....

gadget | 11:46 WIB

Program Beta HyperOS 3 Xiaomi memungkinkan pengguna mendapatkan akses awal ke fitur terbaru sambil memberikan umpan bali...

gadget | 14:08 WIB

Generasi terbaru dari seri kamera Fujifilm X-T30 III, apa yang ditawarkan?...

gadget | 12:10 WIB

HP lipat menawarkan kombinasi unik antara desain ringkas dan fungsi layar besar, serta fitur-fitur fleksibel yang tidak ...

gadget | 08:35 WIB