Sains

Kapal Ini Bukan Mitos, Ucapan Sejarawan Yunani 2.400 Tahun Lalu Terbukti

Kapal ini memiliki konstruksi yang dianggap sebagai mitos dari sejarawan Yunani.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta

Konstruksi kapal yang karam sesuai dengan perkataan Herodotus. (Hilti Foundation/ Franck Goddio)
Konstruksi kapal yang karam sesuai dengan perkataan Herodotus. (Hilti Foundation/ Franck Goddio)

Hitekno.com - Setelah 2.469 tahun, ilmuwan kini bisa mengungkapkan kebenaran dari seorang sejarawan Yunani kuno, Herodotus.

Pada abad kelima SM, Herodotus mengunjungi Mesir dan menulis tentang perahu sungai yang tidak biasa di Sungai Nil.

Sebanyak 23 kalimat Historia-nya, mengungkapkan sejarah narasi besar pertama dunia kuno yang menggambarkan tentang konstruksi rumit perahu yang disebut ''Baris''.

Selama berabad-abad, para ilmuwan memperdebatkan pendapatnya karena tidak ada bukti arkeologis bahwa kapal semacam itu pernah ada.

Sekarang Herodotus membuktikan kebenarannya karena kapal itu bukanlah sebuah majas atau perumpamaan yang dilebih-lebihkan.

Bangkai kapal yang sangat terawat ditemukan di perairan sekitar kota pelabuhan Thonis-Heracleion yang tenggelam.

Peneliti sedang melakukan observasi di kapal Baris yang karam. (Hilti Foundation/ Franck Goddio)
Peneliti sedang melakukan observasi di kapal Baris yang karam. (Hilti Foundation/ Franck Goddio)

 

''Baru setelah kami menemukan bangkai kapal ini kami menyadari bahwa Herodotus benar. Apa yang dijelaskan Herodotus adalah apa yang kita lihat,'' kata Dr Ramian Robinson, direktur pusat arkeologi maritim Universitas Oxford.

Pada 450 SM, Herodotus menyaksikan pembangunan sebuah kapal yang disebut Baris.

Sejarawan Yunani kuno itu sebelumnya menggambarkan bahwa perahu-perahu Baris memiliki tulang rusuk internal yang panjang.

Tidak ada yang benar-benar tahu apa yang Herodotus maksud dan banyak menganggap sebagai kiasan.

Layar kemudi Baris. (IJNA)
Layar kemudi Baris. (IJNA)

 

Dikutip dari Guardian, dalam catatan Herodotus disebutkan bahwa pekerja akan memotong papan sepanjang dua hasta (sekitar 100 sentimeter) dan menyusunnya seperti batu bata.

Pada papan kayu yang terlihat seperti duri yang panjang, mereka memasukkan papan dua hasta lagi.

Terdapat satu kemudi, yang melewati lubang di dalam kapal sementara tiangnya terbuat dari akasia dan memiliki layar yang terbuat dari papirus.

Render artistik kapal yang ditemukan ilmuwan. (Hilti Foundation)
Render artistik kapal yang ditemukan ilmuwan. (Hilti Foundation)

 

Banyak ilmuwan yang memperkirakan sebelumnya bahwa ribuan tahun yang lalu, konstruksi rumit ini sangat tidak mungkin di zamannya.

Namun dengan ditemukannya kapal Baris yang sesuai dengan perkataan Herodotus, ilmuwan harus menelan kata-katanya kembali.

Penemuan kapal berukuran hingga 28 meter ini diklaim sebagai salah satu kapal dagang Mesir kuno berskala besar pertama yang pernah ditemukan.

Kapal Baris semakin membuat ilmuwan makin mempercayai bahwa kemungkinan sejarawan Yunani kuno lainnya juga mempunyai fakta yang sama dan masih belum bisa kita buktikan.

Berita Terkait