SHIB Termasuk Memecoin Populer, Investor Retail Masih Percaya Diri

Investor ritel kripto masih percaya potensi jangka panjang SHIB.


Posted: Jum'at, 23 Juni 2023 | 18:45 WIB
SHIB Termasuk Memecoin Populer, Investor Retail Masih Percaya Diri

SHIB Termasuk Memecoin Populer, Investor Retail Masih Percaya Diri

hitekno.com - Aset kripto yang terinspirasi dari meme atau memecoin cukup populer dalam dua tahun terakhir. Analisis token Shiba Inu (SHIB) mengungkap bahwa investor retail masih optimis.

Para investor percaya diri meski SHIB mencatat penurunan likuiditas. Laporan dari NewsBTC, beberapa indikator menunjukkan potensi pergerakan harga token tersebut yang signifikan dalam waktu dekat.

Selama pasar bullish 2021, token Shiba Inu (SHIB) mendapatkan popularitas dan menarik perhatian dengan reli harga yang signifikan.

ShibaSwap, pertukaran terdesentralisasi terkait dengan SHIB, mengalami lonjakan Total Value Locked (TVL) yang mencapai US$1,75 miliar yang mengesankan.

Namun, TVL tersebut kemudian turun drastis menjadi US$25,16 juta, yang menimbulkan kekhawatiran tentang krisis likuiditas potensial.

Ilustrasi memecoin SHIB dan Doge. (Pixabay/ Kevin)
Ilustrasi memecoin SHIB dan Doge. (Pixabay/ Kevin)

Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan bahwa penurunan ini mungkin bersifat sementara daripada masalah jangka panjang.

Data terkini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pembelian SHIB dalam berbagai interval waktu.

Data wallet mengungkapkan gambaran yang campuran, dengan beberapa rentang menunjukkan peningkatan kepemilikan sementara yang lain menunjukkan penurunan.

Investor Ritel Masih Percaya Potensi Jangka Panjang SHIB

Meskipun demikian, analisis Santiment menunjukkan peningkatan konsisten dalam saldo investor yang memegang 1 hingga 1.000.000 token SHIB.

Baca Juga: Waduh, Developer Sebut Penerbitan Meme Kripto Bisa Mencemari Blockchain BTC

Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar investor ritel masih mempercayai potensi jangka panjang dari cryptocurrency yang terinspirasi meme ini.

Data penggunaan jaringan juga menunjukkan penurunan dalam transaksi harian, turun dari rata-rata 7.000 menjadi sekitar 3.500.

Namun, penurunan ini mungkin merupakan bagian dari fase stabilisasi yang lebih besar ketika pemegang token menunggu pemulihan harga, bukan indikasi adanya keadaan darurat yang akan datang.

Antisipasi Perubahan Harga yang Signifikan

Dengan harga yang stagnan dan volatilitas yang rendah, kemungkinan SHIB bersiap untuk pergeseran harga yang signifikan terlihat tinggi.

Investor secara cermat memantau pasar untuk perkembangan yang akan datang, karena indikator menunjukkan kemungkinan terjadinya breakout.

Dilansir dari Blockchainmedia.id (jaringan Suara.com), keadaan terkini SHIB telah menarik perhatian dan spekulasi tentang lintasan masa depannya.

Bisa disimpulkan, bahwa SHIB menghadapi tantangan dalam mempertahankan tingkat likuiditas sebelumnya, yang mengakibatkan periode volatilitas minimal.

Namun, berbagai indikator menunjukkan kemungkinan adanya pergerakan harga Shiba Inu yang signifikan dalam waktu dekat.

Meskipun ada kekhawatiran tentang likuiditas, peningkatan pembelian SHIB dan kepercayaan investor terhadap potensi jangka panjang menunjukkan sentimen yang bercampur aduk.

Selain itu, penurunan transaksi harian mungkin merupakan bagian dari fase stabilisasi.

Investor dengan cermat memantau perkembangan yang dapat menyebabkan breakout harga SHIB.

×
Zoomed
Berita Terkini

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB

Video buram, kusam dan kurang oke? AI yang satu ini bisa jadi solusi mujarab....

internet | 16:34 WIB