6 Fakta Eks Bos OVO Cuma Dihukum Dua Bulan Usai Aniaya Anak

Raden Indrajana yang merupakan mantan petinggi OVO yangdilaporkan terkait penganiayaan terhadap anak oleh mantan istri.

Cesar Uji Tawakal
Kamis, 22 Juni 2023 | 15:04 WIB
Eks petinggi OVO dan Lazada, Rajen Indrajana Sofiandi melakukan kekerasan terhadap anaknya sendiri. [Instagram]

Eks petinggi OVO dan Lazada, Rajen Indrajana Sofiandi melakukan kekerasan terhadap anaknya sendiri. [Instagram]

Hitekno.com - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan Raden Indrajana Sofiandi,  telah mencapai titik akhir dengan dijatuhkannya vonis oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (19/6/2023).

Raden Indrajana yang merupakan mantan petinggi OVO yang dilaporkan terkait penganiayaan terhadap anak oleh mantan istri, Keyla Evelyn Yasir pada September 2022 lalu.

Berikut adalah lima poin penting yang merangkum fakta terkait kasus tersebut seperti dilansir dari Suara.com:

Baca Juga: Jajaran Hero Mobile Legends yang Masuk Tier A di Tiap Role: Serba Oke Cocok untuk Push Rank

1. Vonis dan Denda

Raden Indrajana Sofiandi, terdakwa dalam kasus KDRT terhadap kedua anaknya, divonis dua tahun penjara dan didenda sebesar Rp50 juta, yang dapat diganti dengan empat bulan penjara sebagai subsider.

2. Putusan Lebih Rendah dari Tuntutan JPU

Baca Juga: Menurut R7, Hero Fighter Ini Mampu Counter Faramis dan Melissa

Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan terhadap terdakwa lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntutnya dengan hukuman tiga tahun penjara.

3. Laporan dan Video Viral

Kasus ini bermula pada September 2022 ketika mantan istri terdakwa, Keyla Evelyn Yasir, melaporkan kasus penganiayaan terhadap anak-anak mereka.

Baca Juga: Dewa United Siap Bertarung di MPL ID Season 12, Bawa Player Veteran?

Namun, kasus tersebut baru viral pada Desember 2022 setelah Keyla Evelyn Yasir mengunggah video di Instagram yang memperlihatkan momen terdakwa memukuli putranya.

4. Motif Penganiayaan

Laporan polisi menyebutkan bahwa terdakwa melakukan penganiayaan terhadap anak-anaknya karena bolos sekolah. Menurut hasil penyelidikan, terlapor kesal setelah mendapat laporan bahwa salah satu anaknya tidak belajar saat sekolah dari rumah dan lebih memilih bermain game.

5. Dampak Psikologis pada Anak-Anak

Akibat kekerasan yang dialami, anak-anak terdakwa mengalami trauma dan menjadi pendiam. Mereka juga kehilangan kepercayaan diri. Mantan istri terdakwa, Keyla Evelyn Yasir, mengungkapkan perubahan sikap anak-anak tersebut dan menyatakan bahwa mereka mulai merasa minder.

Kasus kekerasan dalam rumah tangga seperti ini mengingatkan kita akan pentingnya melindungi dan menjaga kesejahteraan anak-anak.

Putusan pengadilan ini diharapkan dapat memberikan keadilan bagi para korban dan mendorong kesadaran akan pentingnya mengatasi masalah kekerasan dalam rumah tangga untuk menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis bagi setiap individu.

Suara.com/Rosiana Chozanah

Berita Terkait
TERKINI

Rencana Transaksi ini masih dalam tahap evaluasi awal, di mana Axiata dan Sinar Mas memiliki tujuan untuk tetap menjadi ...

internet | 10:12 WIB

Selain di Jakarta, Nobar Warga Grab tahun ini juga diadakan di Malang, Samarinda, Kediri, Gorontalo, Mataram, Pontianak,...

internet | 10:36 WIB

Dell APEX Cloud Platform for Red Hat OpenShift ini merupakan hasil kerja sama Dell dan Red Hat....

internet | 10:34 WIB

Garmin Run ini akan berlangsung pada 29 September 2024 mendatang di ICE BSD, Tangerang....

internet | 10:25 WIB

Jaringan internet yang ditawarkan HSPnet berkapasitas tinggi hingga 6 Tb/s....

internet | 10:48 WIB

Intel juga mengumumkan jajaran sistem-sistem AI baru yang skalabel dan terbuka, produk-produk generasi berikutnya dan ko...

internet | 18:50 WIB

Seluruh transaksi di acara JakCloth Ramadan 2024 akan menggunakan QRIS dan transfer bank melalui BI FAST....

internet | 14:12 WIB

PointStar menyatakan dukungannya terhadap misi pemerintah dengan memungkinkan integrasi seluruh proses bisnis organisasi...

internet | 17:09 WIB

Grab menjadi perusahaan teknologi pertama yang menerima Sertifikat Penetapan Program Kepatuhan Persaingan Usaha dari KPP...

internet | 17:15 WIB

Seminar di UI memfokuskan pada perkembangan terkini dalam ilmu data, komputasi super, AI generatif, dan etika AI....

internet | 21:26 WIB

Dalam acara ini, peserta bertukar pendapat mengenai tren saat ini dan prospek masa depan AI dalam pendidikan....

internet | 16:31 WIB

Aplikasi Merchant BCA ini didesain sebagai solusi untuk memberdayakan bisnis dari berbagai skala....

internet | 09:36 WIB

Keberadaan CCTV selama ini nyatanya tak cukup mencegah aksi kejahatan....

internet | 12:24 WIB

Berdasarkan feedback pengguna, Samsung akan menyediakan opsi dan pengalaman yang semakin ditingkatkan melalui SamsungGal...

internet | 20:46 WIB

Nuon Digital Indonesia menjajakibisnis baru dan melakukan inovasi pada produk-produk andalannya....

internet | 17:48 WIB

Perubahan nama ini merupakan langkah strategis Google untuk menggabungkan chatbot Bard dan layanan AI lainnya di bawah s...

internet | 18:15 WIB

Program AI TEACH for Indonesia merupakan program pengembangan kapasitas yang bertujuan untuk mengembangkan lanskap pendi...

internet | 17:14 WIB
Tampilkan lebih banyak