Apa Keuntungan Bisnis Online di Bulan Ramadhan?

Ide bisnis online saat bulan Ramadhan amatlah beragam dan terkadang justru membuat bingung para pelaku usaha.

Agung Pratnyawan

Posted: Selasa, 04 April 2023 | 15:22 WIB
Bisnis Online di Bulan Ramadhan. (Niagahoster)

Bisnis Online di Bulan Ramadhan. (Niagahoster)

Hitekno.com - Bulan Ramadhan membuka banyak peluang untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM. Namun bagaimana dengan bisnis online di bulan Ramadhan?

Ternyata ada beberapa keuntungan bisnis online di Bulan Ramadhan yang bisa didapatkan para pelaku UMKM.

Tidak sedikit UMKM baru yang mencoba peruntungan untuk mencoba ide bisnis di bulan Ramadhan, dan hal tersebut pun dijamin menguntungkan karena, dikutip dari ukmindonesia.id, rata-rata nilai belanja konsumen meningkat setidaknya 13 persen selama Ramadhan dibandingkan dengan bulan lainnya.

Baca Juga: Tokopedia: Cara Memulai Bisnis Online Perlengkapan Bayi

Ide bisnis online saat bulan Ramadhan amatlah beragam dan terkadang justru membuat bingung para pelaku usaha untuk memilih bisnis online yang paling laku dan diminati masyarakat.

Bisnis kuliner menjadi salah satu yang paling menjanjikan karena aktivitas berpuasa yang membuat kebanyakan orang ingin mencoba beragam makanan dan minuman.

Bisnis kuliner di bulan Ramadhan bisa beragam jenisnya. Dari mulai menjual takjil berupa gorengan dan kue, kue lebaran, makanan ringan, frozen food, katering, kafe, hampers, hingga bumbu siap masak. Setiap jenis pun memiliki pasar masing-masing yang menguntungkan.

Baca Juga: Raup Berkah Bulan Ramadhan dengan Memaksimalkan Potensi Bisnis Online

Dikutip dari blog Niagahoster, UMKM tidak perlu khawatir dalam memulai ide jualan di bulan Ramadhan. Pasalnya, perubahan perilaku konsumen pada bulan Ramadhan cukup drastis.

Belum lagi dengan masyarakat yang sudah semakin nyaman belanja online di era digital, memasarkan produk secara online pun terbukti lebih mudah dan menguntungkan tanpa perlu menyewa toko.

Ilustrasi Bisnis Online. (Niagahoster)
Ilustrasi Bisnis Online. (Niagahoster)

Peran Besar UMKM pada PDB

Baca Juga: Cloud Hosting Niagahoster, Tawarkan Solusi Bagi Website Bisnis Online dengan Trafik Tinggi

UMKM berperan besar dalam Produk Domestik Bruto (PDB) hingga sebesar 60,51 persen. Kontribusi besar tersebut mendorong pemerintah untuk terus mendukung UMKM untuk tumbuh dan berkembang dengan memberikan penguatan ekosistem UMKM dan mempercepat transformasi UMKM ke ekosistem digital.

"Pemerintah memberikan kemudahan perizinan, insentif fiskal, sertifikasi, iklim usaha yang sehat, pembayaran digital, dan perlindungan data pribadi pada UMKM," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, lewat siaran pers.

Dilansir dari blog Niagahoster, hampir seluruh usaha kreatif yang bisa dilakukan di bulan Ramadhan dapat dipromosikan secara online. Hal tersebut juga yang terus didorong dan dikembangkan oleh pemerintah, yaitu akselerasi UMKM ke dalam ekosistem digital.

Baca Juga: Pentingnya Target Pasar yang Tepat Sebelum Memulai Bisnis online

Dengan dukungan pemerintah, tentunya UMKM bisa lebih berkembang dan leluasa untuk memasarkan produk yang dijual. Memanfaatkan media sosial untuk menjangkau target pasar yang lebih luas memang bisa dilakukan, namun promosi melalui website memiliki banyak keuntungan yang tidak diberikan oleh media sosial.

Pedagang Baju pun Meraup Untung Besar Saat Ramadhan

Tidak hanya UMKM dengan usaha yang bergerak di beragam jenis kuliner, UMKM yang menjual pakaian pun meraup untung besar saat Ramadhan. Terutama baju muslim yang bisa dikenakan saat momen Idul Fitri. Berdasarkan data Google Trends yang dihimpun oleh Niagahoster, pencarian baju muslim meningkat pesat saat menjelang Lebaran.

Kesempatan itu bisa menjadi opsi bagi pedagang pakaian bekas dari hasil impor ilegal yang sempat ramai beberapa waktu yang lalu. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah berusaha untuk melindungi para produsen UMKM di sektor tekstil dan produk tekstil dengan melarang impor ilegal pakaian bekas.

"Para pedagang pakaian bekas dari hasil impor ilegal yang terdampak dapat beralih dari menjadi reseller pakaian impor ilegal menjadi reseller pakaian brand lokal. Mereka dapat bekerja sama dengan UMKM Indonesia untuk menjual brand-brand lokal," ujar Menteri KemenKopUKM, Teten Masduki.

Jika pelaku UMKM mempelajari dan memperhatikan perilaku konsumen di bulan Ramadhan dengan baik, keuntungan besar pun akan mudah diraup. Misalnya, dengan membuat promo Ramasan yang sangat diminati konsumen. Bahkan, menurut Google, pencarian diskon Ramadhan sama tingginya dengan event diskon Black Friday.

Berita Terkait
Berita Terkini

Melalui RUPS, Arkadia Digital Media melaporkan peningkatan pendapatan hingga 40 persen selama 2023....

internet | 11:18 WIB

pentingnya memahami tentang bahaya yang mengancam pusat data dan bagaimana penanggulangannya....

internet | 11:34 WIB

Ingin mencoba trading kripto? Berikut adalah 5 opsi crypto wallet yang layak dicoba....

internet | 16:37 WIB

Apa saja yang baru dalam update WhatsApp ini?...

internet | 10:10 WIB

Rencana Transaksi ini masih dalam tahap evaluasi awal, di mana Axiata dan Sinar Mas memiliki tujuan untuk tetap menjadi ...

internet | 10:12 WIB