Meta Serius Mengembangkan Teknologi AI, Metaverse Tak Dilupakan

Meta yakin bahwa Metaverse dapat lebih berkembang pada 5 hingga 10 tahun mendatang.

Rezza Dwi Rachmanta

Posted: Minggu, 26 Maret 2023 | 06:47 WIB
Logo Meta. (ist)

Logo Meta. (ist)

Hitekno.com - Berbagai raksasa teknologi hingga startup banyak yang mengembangkan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Perusahaan induk Facebook, Meta mengungkap bahwa mereka fokus dan serius dalam mengembangkan teknologi AI.

Meski begitu, Meta tak lantas mengabaikan proyek Metaverse milik perusahaan. Sebagai informasi, hadirnya ChatGPT berbasis AI yang didanai oleh Microsoft memancing perusahaan teknologi lain untuk bersaing.

Menanggapi hal tersebut, pihak Meta dalam acara media briefing yang berlangsung pada Jumat (24/3), menyatakan bahwa perkembangan yang dilakukan oleh kompetitor tersebut merupakan dedikasi yang baik. Hal ini sangat natural terjadi dalam perkembangan teknologi.

Pihak Meta sendiri kini akan berfokus untuk mengembangkan teknologi AI dalam platformnya. Mereka juga menyatakan bahwa pihaknya akan terus menginvestasikan sumber daya untuk mengembangkan inovasi tersebut.

Kita melihat bahwa ke depannya mungkin ada teknologi-teknologi terapan yang lain. Kalau kita lihat dari situ banyak hal yang akan tetap didorong,” tutur Country Managing Director Meta Indonesia Pieter Lydian, dikutip dari Gadgetdiva.id (jaringan Suara.com).

Ilustrasi Metaverse. (metaNesia)
Ilustrasi Metaverse. (metaNesia)

Kendati demikian, Meta tak akan melupakan tekonologi Metaverse yang sedang dibangunnya ini. Dimana teknologi tersebut akan bisa dirasakan pada lima hingga sepuluh tahun mendatang.

Jadi, Metaverse tidak dilupakan,” tegas Pieter.

Dia juga menambahkan bahwa perjalanan untuk mewujudkan Metaverse ini membutuhkan banyak sekali komponen yang harus dikaitkan. Butuh banyak dorongan dari semua industri.

Metaverse itu adalah sesuatu yang kita dorong bahwa itu akan terjadi lima dan sepuluh tahun dari sekarang. Perjalanan menuju Metaverse itu banyak sekali komponen yang mesti di-fulfil. Karena Metaverse itu kan mesti didorong bersama-sama oleh semua industri,” kata dia.

Di sisi lain, Meta sendiri telah lama memanfaatkan teknologi AI untuk platformnya. Mulai dari membantu rekomendasi konten di Facebook maupun Instagram.

Baca Juga: Tips Ngegame saat Bulan Puasa, Jangan Lupa Ibadah, ya!

Alasan di balik mereka ingin mengembangkan AI untuk platformnya ialah membantu pengguna untuk menyajikan konten yang dibutuhkan oleh penggunanya.

Kenapa ini (AI) menjadi prioritas saat ini sebetulnya lebih kepada perubahaan yang terjadi kepada facebook itu sendiri. Karena kalau dulu mungkin facebook fokus ke membantu pengguna itu membuat konten, berhubungan dengan teman dan keluarganya,” kata Kepala Komunikasi Meta Asia Tenggara Putri Silalahi.

Nah sekarang si konten, penggunanya kan sudah ada. Nah, pertanyaannya gimana cara kita menyajikan yang sesuai dengan penggunanya itu membutuhkan AI, makanya itu yang diprioritaskan,” tambah dia.

Selain itu, Meta juga telah menggunakan teknologi AI untuk menyajikan fitur filter kamera pada Facebook maupun Instagram. Serta, fitur automatic subtitle yang terdapat dalam konten kreator.

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama dua hari, tepatnya pada 2324 Desember 2025....

internet | 14:44 WIB

Rencana pemerintah memberlakukan registrasi kartu SIM berbasis teknologi biometrik pengenalan wajah kembali memicu perde...

internet | 19:00 WIB

Rencana pemerintah menerapkan registrasi kartu SIM berbasis biometrik pengenalan wajah untuk pelanggan baru mulai 1 Janu...

internet | 16:45 WIB

Ingin tahu lebih lanjut tentang perangkat pemanas tembakau BONDS by IQOS? Simak informasi ini....

internet | 14:26 WIB

Rencana pemerintah menerapkan registrasi kartu SIM menggunakan teknologi biometrik pengenalan wajah (face recognition) m...

internet | 20:00 WIB