Lihat Iklan Lawas Motor 1980-an, Netizen: Hanya Level Sultan yang Bisa Beli

Honda menjuluki motor tahun 80-an ini sebagai Si Kontan.


Posted: Sabtu, 03 Desember 2022 | 16:11 WIB
Lihat Iklan Lawas Motor 1980-an, Netizen: Hanya Level Sultan yang Bisa Beli

Lihat Iklan Lawas Motor 1980-an, Netizen: Hanya Level Sultan yang Bisa Beli

hitekno.com - Perusahaan tentu bakal memberikan kalimat menarik pada iklan agar produknya laris. Sebuah iklan jadul mengenai motor bebek pada tahun 1980-an mampu menarik perhatian netizen.

Akun Facebook resmi Perpustakaan Nasional RI membagikan iklan jadul yang pernah dimuat pada surat kabar di tahun 1987. Rupanya iklan jadul itu berusaha mempromosikan Honda Astrea Star yang diklaim memiliki nilai jual stabil.

"Salah satu iklan merek sepeda motor. Katanya, memiliki sepeda motor merek ini sama saja memiliki uang kontan, karena nilai kembalinya dianggap stabil," tulis akun Facebook Perpustakaan Nasional dalam keterangannya.

Iklan jadul tersebut merupakan salah satu dokumen dari koleksi Layanan Surat Kabar Langka Perpustakaan Nasional RI. Kita dapat melihat bahwa perusahaan seakan-akan ingin pembeli berpikir bahwa memiliki motor ini seperti sebuah investasi.

"Si Kontan, demikian rekan para pedagang menamakan Astrea Star. Maksudnya, memiliki Honda sama saja memiliki uang kontan. Pengalaman kami, setiap saat perlu suntikan modal, menjual kembali Si Kontan selamanya tidak rugi, bahkan untung pakai," bunyi iklan jadul 1980-an.

Bahasa pemasaran di iklan motor jadul 1980-an ini menarik perhatian netizen. (Facebook/ Perpustakaan Nasional)
Bahasa pemasaran di iklan motor jadul 1980-an ini menarik perhatian netizen. (Facebook/ Perpustakaan Nasional)

Mereka turut mengklaim dan membanggakan bahwa mesin motor itu tidak berasap, halus namun bertenaga, paling irit, serta perawatannya mudah. Postingan iklan lawas ini berhasil menarik perhatian setelah dibagikan puluhan kali oleh netizen.

Melalui beberapa foto jadul yang pernah beredar, kita melihat bahwa orang-orang tempo dulu nampak bangga ketika bisa berfoto di samping motor dan mobil.

Kendaraan saat itu tergolong mahal sehingga hanya orang-orang tertentu saja yang memiliki motor di tahun 1960-an hingga 1980-an.

Kita pernah melihat orang yang nampak bangga ketika berfoto di samping Suzuki FR80, seri Honda Super Cup 1970, Vespa Sprint 1968, dan Honda Astrea Grand. Terdapat netizen yang menyeletuk bahwa perusahaan ikut menyelipkan "propaganda" pada iklan tersebut.

Bahasa pemasaran di iklan motor jadul 1980-an ini menarik perhatian netizen. (Facebook/ Perpustakaan Nasional)
Bahasa pemasaran di iklan motor jadul 1980-an ini menarik perhatian netizen. (Facebook/ Perpustakaan Nasional)

Hal tersebut cukup lumrah karena setiap perusahaan pasti ingin produknya laris di pasaran. Unggahan iklan jadul motor 1980-an ini memancing beragam komentar dari netizen.

Baca Juga: Melongo Lihat Sepatu Mahal Penjual Telur Gulung Ini, Netizen: Kece Badai

"Hanya level sultan yang saat itu bisa beli," kata D**hi K**ya*i.

"Wah, propaganda Honda ini," balas H**r* Pr*d**a.

"Di kecamatanku masa itu paling cuma 5 unit saja yang punya. Barang mahal dan langka," kenang Am* K**a.

"Lebih mahal motor daripada tanah dulu," pendapat K**a.

Itulah tadi postingan iklan motor jadul 1980-an dengan bahasa pemasaran yang cukup unik sehingga menarik perhatian netizen, bagaimana pendapatmu?

×
Zoomed
Berita Terkini

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB

Video buram, kusam dan kurang oke? AI yang satu ini bisa jadi solusi mujarab....

internet | 16:34 WIB