Dibalik Akun Bodong Twitter dan Instagram, Ternyata Banyak Bot Buzzer dari Instansi Militer

Bot buzzer ini dikerahkan untuk bikin netizen negara lain tergiring opininya.

Cesar Uji Tawakal
Kamis, 24 November 2022 | 17:05 WIB
Ilustrasi Facebook. (Unsplash/ Joshua Hoehne)

Ilustrasi Facebook. (Unsplash/ Joshua Hoehne)

Hitekno.com - Jaringan akun Facebook dan Instagram kemungkinan dijalankan oleh orang-orang yang terkait dengan militer AS dan berfokus pada audiens di sejumlah negara, termasuk Rusia, Afghanistan, Iran, dan Suriah antara lain, kata raksasa media Meta dalam sebuah laporan baru.

"Kami menghapus 39 akun Facebook, 16 Halaman, dua Grup, dan 26 akun di Instagram karena melanggar kebijakan kami terhadap perilaku tidak autentik yang terkoordinasi," kata laporan tersebut seperti dilansir dari Sputnik News.

Baca Juga: - Dell Technologies Perkuat Ketahanan Siber Melalui Inovasi Perlindungan Data dan Keamanan Multicloud - Jepang Menang Atas Jerman, Netizen Cocokkan dengan Anime Tsubasa hingga Blue Lock - 11 Tablet dan HP Nokia Android yang Ada di Indonesia: Ini Harga dan Spesifikasinya

"Penyelidikan Anda menemukan hubungan dengan individu yang terkait dengan militer AS."

Jaringan ini berasal dari Amerika Serikat dan berfokus pada sejumlah negara termasuk Afghanistan, Aljazair, Iran, Irak, Kazakhstan, Kirgistan, Rusia, Somalia, Suriah, Tajikistan, Uzbekistan, dan Yaman, tambah laporan itu.

Pengoperasian akun palsu itu berjalan di beberapa layanan internet, termasuk Twitter, YouTube, dan Telegram, serta VKontakte dan Odnoklassniki yang berbasis di Rusia, demikian menurut laporan itu.

Ilustrasi Twitter. (Unsplash/ Yucel Moran)
Ilustrasi Twitter. (Unsplash/ Yucel Moran)

Juru bicara Pentagon Cesar Santiago mengatakan pada hari Rabu bahwa Departemen Pertahanan mengetahui temuan dalam laporan ancaman musuh triwulanan raksasa media sosial itu, tetapi menolak untuk memberikan komentar.

"Kami sedang memeriksa dan menilai informasi apa pun" yang dirilis dalam laporan itu, Santiago menggarisbawahi.

Laporan perusahaan itu muncul setelah Washington Post  merinci pada September bahwa Pentagon telah membuka tinjauan tentang bagaimana operasi psikologis klandestinnya dilakukan. Tinjauan itu muncul setelah keluhan diajukan tentang pengaruh militer AS melalui platform media sosial seperti Facebook dan Twitter.

Ilustrasi Instagram. (Pixabay)
Ilustrasi Instagram. (Pixabay)

Pada Bulan September, raksasa media itu mengumumkan telah menghapus 1.600 akun palsu karena diduga menyebarkan propaganda Rusia tentang situasi di Ukraina. Juga pada bulan September, perusahaan menghapus 81 akun Facebook, delapan Halaman, satu Grup, dan dua akun di Instagram yang diduga terkait dengan China.

Rusia menetapkan Meta sebagai organisasi ekstremis pada 21 Maret setelah raksasa media sosial itu secara selektif mencabut aturannya untuk memungkinkan Ukraina menyerukan kekerasan dan menggunakan ujaran kebencian terhadap "penjajah" Rusia, termasuk seruan untuk kematian Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.

Berita Terkait

TERKINI

Fakta menarik pernikahan Sisca Kohl dan Jess No Limit ini berisikan banyak hal yang jadi sorotan netizen.
internet | 08:44 WIB
Grab Indonesia juga memberikan layanan gratis bagi penggunaan GrabCar.
internet | 22:44 WIB
Namanya viral, Benny Rhamdani ternyata punya kekayaan selangit, begini kata LHKPN KPK.
internet | 17:38 WIB
Dalam video pernikahan Sisca Kohl dan Jess No Limit, netizen soroti bangaimana mereka menyensor wajah orangtua.
internet | 15:41 WIB
"Udah capek didemo pas 2019 kemarin," celetuk netizen lain.
internet | 15:14 WIB
Suporter cantik ini bikin netizen Tanah Air kesengsem.
internet | 14:26 WIB
Denise Chariesta mengaku kalau sosok yang disebut RD ini telah mengonsumsi narkoba.
internet | 13:51 WIB
Fatwa haram Joget Pargoy ini telah disampaikanMUI Jember dalam surat resminya bernomor 02/MUI-Jbr/XI/2022.
internet | 13:35 WIB
Pengunjung gerai es krim premium ini auto panik saat melihat tikus.
internet | 13:28 WIB
Emak-emak ini nampak mengenakan jersey timnas Indonesia dengan lambang garuda di bagian dadanya.
internet | 12:10 WIB
Kamu Nanya Kamu Bertanya-tanya berapa tarif endorse Alif Cepmek berapa? Ia mengaku sampai Rp 20 juta lho.
internet | 11:15 WIB
Cara membuat Spotify Wrapped 2022 begitu mudah.
internet | 09:48 WIB
Entah hanya candaan atau bukan, aksi penjual roti bakar yang terima pembayaran dengan bitcoin ini langsung menuai berbagai komentar.
internet | 09:13 WIB
Nama Gerald 'Jerry' Lawson sudah tidak asing. Pria asal Amerika Serikat ini dikenal sebagai bapak video game modern berkat jasa-jasanya.
internet | 07:57 WIB
Pemerintah Amerika Serikat akhirnya ikut turun gunung terkait kegaduhan di media sosial Twitter.
internet | 22:28 WIB
Petugas dengan celana pendek ini sukses bikin netizen salfok.
internet | 21:19 WIB
Setelah Apple dan Huawei, kini giliran MediaTek yang menggandeng Bullitt.
internet | 21:08 WIB
CCTV ini merekam detik-detik bodi mobil yang tiba-tiba meledak.
internet | 21:06 WIB
Tampilkan lebih banyak