Petinggi FBI Mengklaim bahwa China Curi Data Warga AS secara Besar-besaran, Aplikasi Ini Jadi Sorotan

Pencurian data yang dilakukan pada warga Amerika Serikat lebih banyak dibanding negara lain melalui aplikasi yang satu ini.

Cesar Uji Tawakal
Rabu, 16 November 2022 | 19:33 WIB
Ilustrasi TikTok. (Pixabay)

Ilustrasi TikTok. (Pixabay)

Hitekno.com - Pernyataan kepala FBI muncul hanya sehari setelah Presiden Joe Biden bertemu dengan pemimpin China Xi Jingping dalam upaya untuk memperbaiki hubungan yang rusak antara kedua negara.

Pertemuan itu hangat tetapi blak-blakan, dan mencakup operasi militer Rusia di Ukraina, ketegangan di Selat Taiwan, dan uji coba rudal Korea Utara.

Baca Juga: - 6 Rekomendasi HP Murah 1 Jutaan: Baterai Serba Jumbo, Apa Saja Opsinya? - Qualcomm dan Adobe Jalin Kolaborasi, Ternyata Ini Tujuannya - Update Harga Samsung Galaxy M22 November 2022, Harga Second-nya Turun Ratusan Ribu Rupiah!

Dilansir dari Sputnik News, Christopher Wray, direktur Biro Investigasi Federal, mengatakan kepada Komite Keamanan Dalam Negeri DPR bahwa China telah mencuri lebih banyak data dari bisnis dan orang pribadi Amerika daripada negara lain mana pun.

Salah satu masalah keamanan utama yang mengkhawatirkan Wray adalah aplikasi media sosial TikTok, yang dimiliki oleh Bytedance yang berbasis di Beijing, dan tunduk pada Undang-Undang Intelijen Nasional China 2017 yang mengharuskan warga negara dan bisnis untuk membantu dalam pengumpulan intelijen, dan untuk berbagi intelijen yang dikumpulkan.

"Program peretasan China yang luas adalah yang terbesar di dunia dan mereka telah mencuri lebih banyak data pribadi dan bisnis orang Amerika daripada gabungan setiap negara lain," kata Wray, yang menjabat sebagai asisten jaksa agung di bawah mantan Presiden George W. Bush.

Ilustrasi TikTok. (Pixabay/kantonbe)
Ilustrasi TikTok. (Pixabay/kantonbe)

"Kami memang memiliki masalah keamanan nasional setidaknya dari akhir FBI tentang TikTok," kata Wray.

"Mereka termasuk kemungkinan bahwa pemerintah China dapat menggunakannya untuk mengontrol pengumpulan data pada jutaan pengguna.  Atau mengontrol algoritma rekomendasi, yang dapat digunakan untuk operasi pengaruh jika mereka memilihnya. Atau untuk mengontrol perangkat lunak pada jutaan perangkat, yang memberinya kesempatan untuk berpotensi membahayakan perangkat pribadi secara teknis."

Wray menambahkan bahwa "ada sejumlah kekhawatiran di sana tentang apa yang sebenarnya terjadi dan benar-benar dilakukan" sehubungan dengan apakah TikTok berbagi informasi data dengan pemerintah China atau tidak, yang detailnya masih belum diketahui.

Kekhawatiran pejabat itu sebelumnya telah disinggung oleh mantan Presiden AS Donald Trump dan Senator Marco Rubio (R-FL) dan Mark Warner (D-VA), serta Brendan Carr, komisaris Komunikasi Federal Partai Republik yang sebelumnya menyerukan Google dan Apple untuk melarang aplikasi dari toko mereka.

Faktanya, baik Rubio dan Perwakilan Mike Gallagher (R-WI) baru-baru ini menyerukan larangan habis-habisan terhadap TikTok dalam sebuah opini yang mengutip tuduhan penyalahgunaan aplikasi yang dirasakan China, yang dapat digunakan untuk melacak lokasi ponsel dan mengumpulkan data penjelajahan Internet.

Sementara itu, beberapa cabang pemerintah termasuk militer telah melarang pekerja mereka memiliki aplikasi di ponsel mereka.

TikTok, salah satu aplikasi paling populer di dunia, memiliki lebih dari 1 miliar pengguna (per September 2021), dan memiliki CEO Silicon Valley yang mencoba mencari tahu bagaimana mereka dapat bersaing dengan perusahaan yang berbasis di Beijing itu.

Berita Terkait

TERKINI

Banyak netizen yang menduga jika wallpaper tersebut menjadi motivasi keduanya untuk kembali membawa pulang piala ke negara Tim Samba.
internet | 17:36 WIB
Melihat hal ini, netizen kemudian mengaku curiga dengan identitas tukang becak tersebut.
internet | 17:19 WIB
Kolom balasan unggahan video murid-murid beri kejutan ulang tahun untuk bapak guru ini lalu diramaikan dengan berbagai komentar.
internet | 15:36 WIB
Hitekno.com telah merangkum beragam jenis topologi jaringan komputer yang mungkin informasinya sedang kamu cari saat ini.
internet | 15:11 WIB
Simak penjelasan mengenai perbedaan HTTP dan HTTPS yang tim HiTekno.com rangkum untuk kamu.
internet | 14:48 WIB
Bocah "buronan internasional" mampu menebak beberapa laga Piala Dunia 2022 dengan akurat.
internet | 22:25 WIB
"Pray for Garut. Semoga semuanya baik-baik saja dan tak terluka," cuit netizen.
internet | 17:48 WIB
Honda menjuluki motor tahun 80-an ini sebagai Si Kontan.
internet | 16:11 WIB
Netizen menilai bahwa Suarez terkenal karma atas aksinya pada Piala Dunia 2010 lalu.
internet | 16:04 WIB
Sneaker milik penjual di pinggir jalan ini sukses bikin netizen salfok.
internet | 14:43 WIB
Ia menjanjikan pamer foto telanjang dirinya jika Brasil bertemu dengan Jerman pada finalPiala Dunia 2022 yang sedang berlangsung di Qatar.
internet | 13:30 WIB
Meski usaia kandungan sudah lima bulan, Nella Kharisma tetap nekat Pargoy.
internet | 11:45 WIB
Untuk pembelian Kids Combo, pelanggan malah akan mendapat buku alih-alih mainan.
internet | 19:55 WIB
Der Leyen menyatakan dalam sebuah video yang diterbitkan di Twitter bahwa lebih dari 100.000 perwira militer Ukraina telah terbunuh.
internet | 19:49 WIB
"Detik-detik terciptanya anak sultan," kata netizen.
internet | 17:55 WIB
Lukaku nampak kecewa dan menangis karena tak bisa mencetak gol.
internet | 16:26 WIB
Pintu anti mainstream ini sukses bikin netizen salfok.
internet | 15:55 WIB
Meme Lukaku beredar viral di media sosial.
internet | 13:45 WIB
Tampilkan lebih banyak