Gegara Konten LGBTQ, TikTok Kena Denda Rp 772 Juta

Pengadilan resmi menjatuhkan denda setelah TikTok menolak menghapus konten LGBTQ.

Agung Pratnyawan
Rabu, 05 Oktober 2022 | 15:25 WIB
Ilustrasi TikTok. (Pixabay)

Ilustrasi TikTok. (Pixabay)

Hitekno.com - TikTok dijatuhi denda sebesar 3 juta Ruber atau setara dengan Rp 772 juta oleh pengadilan Rusia gegara konten Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer (LGBTQ).

Pengadilan Rusia menjatuhkan denda sebesar itu gegara TikTok enggan menghapus konten yang melanggar undang-undang anti LGBTQ di negara tersebut.

Baca Juga: - Nvidia Bakal Cabut dari Rusia, Alasannya Mudah Ditebak - Meta Tuding Rusia Banjiri Media Sosial dengan Propaganda Anti Ukraina - Rusia Temukan Terobosan di Bidang Nuklir, Amerika Ketar-ketir? - Arkeolog Temukan Topeng Emas Berusia 3.000 Tahun di China, Jadi Jimat untuk Jaga Arwah?

TikTok dituduh telah mempromosikan nilai-nilai seksual non tradisional, video yang menampilkan LGBT, feminisme, dan representasi yang menyimpang dari nilai-nilai seksual tradisional.

Dilaporkan The Verge, Rabu (5/10/2022), aturan peraturan anti LGBTQ tersebut tertuang dalam Undang-Undang tahun 2013 yang membatasi individu dan entitas untuk mendiskusikan dan mempromosikan hak-hak LGBTQ.

Regulasi itu dipakai pemerintah Rusia untuk menindak konten online, yang mana TikTok telah diperingatkan denda sejak Agustus kemarin.

Ilustrasi TikTok. (Unsplash/helloimnik)
Ilustrasi TikTok. (Unsplash/helloimnik)

Selain TikTok, pengadilan Rusia juga menjatuhkan penalti 4 juta Rubel atau sekitar Rp 1 miliar ke Twitch.

Tidak hanya konten LGBTQ saja, Rusia juga menindak konten-konten yang tidak sejalan dengan kebijakan pemerintah negara tersebut.

Sebab platform live streaming Twitch itu menampung konten wawancara dengan penasihat Ukraina, Oleksiy Arestovych.

Menurut pemerintah Rusia, konten itu telah melanggar undang-undang soal berita palsu.

Twitch didenda karena menolak untuk menghapus konten itu pada Agustus 2022 kemarin

Kedua denda ini menambah daftar panjang Rusia dalam memperketat konten di platform online.

Seperti Juli lalu, pengadilan juga telah menjatuhkan denda kepada Google sebesar 365 juta dolar AS atau Rp 5,5 triliun.

Denda ini dijatuhkan karena Google menolak menghapus video perang Ukraina di YouTube. (Suara.com/ Dicky Prastya)

Dapatkan informasi menarik lainnya melalui Facebook HiTekno.com dalam LINK INI.

Berita Terkait

TERKINI

Honda menjuluki motor tahun 80-an ini sebagai Si Kontan.
internet | 16:11 WIB
Netizen menilai bahwa Suarez terkenal karma atas aksinya pada Piala Dunia 2010 lalu.
internet | 16:04 WIB
Sneaker milik penjual di pinggir jalan ini sukses bikin netizen salfok.
internet | 14:43 WIB
Ia menjanjikan pamer foto telanjang dirinya jika Brasil bertemu dengan Jerman pada finalPiala Dunia 2022 yang sedang berlangsung di Qatar.
internet | 13:30 WIB
Meski usaia kandungan sudah lima bulan, Nella Kharisma tetap nekat Pargoy.
internet | 11:45 WIB
Untuk pembelian Kids Combo, pelanggan malah akan mendapat buku alih-alih mainan.
internet | 19:55 WIB
Der Leyen menyatakan dalam sebuah video yang diterbitkan di Twitter bahwa lebih dari 100.000 perwira militer Ukraina telah terbunuh.
internet | 19:49 WIB
"Detik-detik terciptanya anak sultan," kata netizen.
internet | 17:55 WIB
Lukaku nampak kecewa dan menangis karena tak bisa mencetak gol.
internet | 16:26 WIB
Pintu anti mainstream ini sukses bikin netizen salfok.
internet | 15:55 WIB
Meme Lukaku beredar viral di media sosial.
internet | 13:45 WIB
"Habis ini ketahuan bapaknya langsung game over," kata netizen.
internet | 11:39 WIB
Bentuk kerja sama antaraFHUI,Microsoft Indonesia dan BSSN ini dengan meluncurkan program 'Akademi Ketangguhan Digital dan Keamanan Siber'.
internet | 10:44 WIB
Fakta menarik pernikahan Sisca Kohl dan Jess No Limit ini berisikan banyak hal yang jadi sorotan netizen.
internet | 08:44 WIB
Grab Indonesia juga memberikan layanan gratis bagi penggunaan GrabCar.
internet | 22:44 WIB
Namanya viral, Benny Rhamdani ternyata punya kekayaan selangit, begini kata LHKPN KPK.
internet | 17:38 WIB
Dalam video pernikahan Sisca Kohl dan Jess No Limit, netizen soroti bangaimana mereka menyensor wajah orangtua.
internet | 15:41 WIB
"Udah capek didemo pas 2019 kemarin," celetuk netizen lain.
internet | 15:14 WIB
Tampilkan lebih banyak