TikTok Pastikan Platformnya Tak akan Jadi Media Kampanye Politik, Begini Rinciannya

Rentan jadi sarang buzzer untuk kampanye politik, TikTok pastikan tak akan ada penggalangan dana.

Cesar Uji Tawakal
Sabtu, 24 September 2022 | 20:23 WIB
Ilustrasi TikTok. (Pixabay)

Ilustrasi TikTok. (Pixabay)

Hitekno.com - TikTok memastikan bakal mempersulit politikus maupun simpatisannya untuk mencari dana dari platform.

Dilansir dari Suara.com, bahkan perusahaan asal Tiongkok itu akan tak segan untuk memblokir semua aktivitas penggalangan dana untuk para politikus.

Baca Juga: - Cara Jualan di Shopee Lengkap dengan Tips sebelum Berdagang Online, Simak di Sini - Dukungan Software Mi A3 Usai, Duet Xiaomi dan Andorid One Tamat - Siap-Siap, Trailer Baru Anime Bleach Sudah Diluncurkan, Ini Jadwal Tayang Episode Barunya

President of Global Business Solutions TikTok, Blake Chandlee mengutarakan bahwa perusahaan bakal segera mematikan semua fitur iklan dan monetisasi TikTok.

Adapun fitur tersebut mencakup pemberian hadiah dan tip untuk politikus maupun partainya di platform. Bahkan akun pemerintah, politikus, dan partai politik harus mengajukan verifikasi centang biru.

“Dengan melarang penggalangan dana kampanye, membatasi akses ke fitur monetisasi, serta memverifikasi akun, kami bertujuan untuk mencapai keseimbangan antara pengguna yang membicarakan masalah kehidupan mereka sambil juga melindungi platform kreatif dan menghibur yang diinginkan komunitas kami," kata Chandlee, dikutip dari The Verge.

Dalam beberapa minggu ke depan, TikTok berharap dapat meluncurkan larangan penggalangan dana kampanye secara keseluruhan.

Ilustrasi TikTok. (Unsplash/Kon Karampelas)
Ilustrasi TikTok. (Unsplash/Kon Karampelas)

Kebijakan ini akan melarang politikus dan partai menggunakan platform yang mengarahkan audiens ke situs web kampanye mereka demi memberikan sumbangan.

Juru bicara TikTok Jamie Favazza mengatakan kalau perusahaan berencana untuk menegakkan aturan baru ini lewat kombinasi teknologi dan moderator manusia.

“Kami akan bekerja sama dengan pemerintah, politikus, dan partai politik untuk memverifikasi akun mereka. Baik saat mereka mengajukan permintaan verifikasi, atau jika kami mengidentifikasi akun yang kami yakini milik pemerintah, politikus, dan partai politik. Kami akan mengkonfirmasi keaslian akun tersebut,” kata Favazza.

Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif integritas pemilu TikTok yang lebih luas untuk tahun ini. Agustus lalu, perusahaan menguraikan rencananya untuk mengatasi ancaman misinformasi pemilu yang berbahaya.

Mereka menekankan kebijakan yang melarang influencer dibayar untuk memposting konten politik.

TikTok sendiri telah melarang iklan politik sejak 2019 karena konten bermuatan politik terus membanjiri platform.

Terlebih basis pengguna TikTok cenderung berusia lebih muda ketimbang media sosial lainnya. Hal itu menjadikan TikTok sebagai platform utama bagi kandidat yang mencari dukungan dari kalangan pemilih muda.

 

Suara.com/Dicky Prastya

Berita Terkait

TERKINI

Namanya viral, Benny Rhamdani ternyata punya kekayaan selangit, begini kata LHKPN KPK.
internet | 17:38 WIB
Dalam video pernikahan Sisca Kohl dan Jess No Limit, netizen soroti bangaimana mereka menyensor wajah orangtua.
internet | 15:41 WIB
"Udah capek didemo pas 2019 kemarin," celetuk netizen lain.
internet | 15:14 WIB
Suporter cantik ini bikin netizen Tanah Air kesengsem.
internet | 14:26 WIB
Denise Chariesta mengaku kalau sosok yang disebut RD ini telah mengonsumsi narkoba.
internet | 13:51 WIB
Fatwa haram Joget Pargoy ini telah disampaikanMUI Jember dalam surat resminya bernomor 02/MUI-Jbr/XI/2022.
internet | 13:35 WIB
Pengunjung gerai es krim premium ini auto panik saat melihat tikus.
internet | 13:28 WIB
Emak-emak ini nampak mengenakan jersey timnas Indonesia dengan lambang garuda di bagian dadanya.
internet | 12:10 WIB
Kamu Nanya Kamu Bertanya-tanya berapa tarif endorse Alif Cepmek berapa? Ia mengaku sampai Rp 20 juta lho.
internet | 11:15 WIB
Cara membuat Spotify Wrapped 2022 begitu mudah.
internet | 09:48 WIB
Entah hanya candaan atau bukan, aksi penjual roti bakar yang terima pembayaran dengan bitcoin ini langsung menuai berbagai komentar.
internet | 09:13 WIB
Nama Gerald 'Jerry' Lawson sudah tidak asing. Pria asal Amerika Serikat ini dikenal sebagai bapak video game modern berkat jasa-jasanya.
internet | 07:57 WIB
Pemerintah Amerika Serikat akhirnya ikut turun gunung terkait kegaduhan di media sosial Twitter.
internet | 22:28 WIB
Petugas dengan celana pendek ini sukses bikin netizen salfok.
internet | 21:19 WIB
Setelah Apple dan Huawei, kini giliran MediaTek yang menggandeng Bullitt.
internet | 21:08 WIB
CCTV ini merekam detik-detik bodi mobil yang tiba-tiba meledak.
internet | 21:06 WIB
Elon Musk santer menyindir Apple usai membeli Twitter, apa sebab?
internet | 21:01 WIB
"Hoki seumur hidup kepake," kata sang pengunggah video.
internet | 19:50 WIB
Tampilkan lebih banyak