Internet

Twitter Mulai Uji Fitur Edit Tweet, Namun Ada Batasan Ini

Fitur edit tweet sudah mulai percobaan, namun Twitter memberikan batasan ini.

Agung Pratnyawan

Ilustrasi Twitter. (Unsplash/Claudio Schwarz)
Ilustrasi Twitter. (Unsplash/Claudio Schwarz)

Hitekno.com - Kabar gembira untuk para pengguna Twitter, karena platform media sosial ini tengah menguji fitur edit tweet yang telah lama diminta. 

Mulai 1 September 2022, Twitter telah melakukan percobaa pada tombol edit tweet. Nantinya fitur baru Twitter ini bisa dimanfaatkan pengguna untuk mengubah cuitan mereka.

Namun kabar paling barunya, diketahui bahwa fungsi fitur edit tweet itu ternyata ada batasannya.

Seperti dikutip tim HiTekno.com dari Mashable, Rabu (7/9/2022), fitur edit tweet di Twitter itu bisa digunakan hanya sebanyak lima kali untuk satu cuitan.

Selain itu.,ada juga batasan waktu 30 menit untuk menggunakan fitur edit tweet tersebut.

Yang dimaksud degan batasan adalah pengguna hanya bisa mengubah cuitannya hanya dalam periode 30 menit setelah diunggah ke Twitter.

Jika lebih dari 30 menit, maka pengguna tidak bisa menggunakan fitur baru Twitter untuk mengedit cuitan tersebut.

Ilustrasi Twitter. (unsplash/Marten Bjork)
Ilustrasi Twitter. (unsplash/Marten Bjork)

Selain itu, sebuah cuitan yang sudah diedit akan memiliki label khusus yang isinya menerangkan bahwa tweet tersebut sudah disunting. Jika label itu diklik, maka pengguna lain akan bisa melihat riwayat perubahan cuitan tersebut.

Batasan yang lain berkaitan dengan uang. Seperti yang diwartakan sebelumnya, hanya pengguna layanan Twitter Blue yang bisa menggunakan fitur edit tweet.

Twitter Blue adalah layanan Twitter berbayar. Para pengguanya harus menyetor sekitar 4,99 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 75.000. Untuk saat ini, Twitter Blue hanya tersedia di AS, Selandia Baru, Australia dan Kanada.

Saat ini fitur edit tweet masih diujicoba pada segelintir pengguna Twitter Blue. Rencananya, jika uji coba sudah rampung, fitur ini akan digulirkan di Selandia Baru, menyusul Australia, kemudian Kanada dan AS.

Kita nantikan saja bagaimana hasil pengujian fitur edit tweet tersebut, dan kapan Twitter meluncurkan fitur baru mereka ini. (Suara.com/ Liberty Jemadu).

Berita Terkait