Facebook Bantah Pernah Sebut Instagram Berdampak Buruk bagi Remaja

Ini bantahan Facebook soal laporan yang menyebut Instagram berdampak buruk bagi remaja.

Agung Pratnyawan HiTekno.com

Posted: Senin, 27 September 2021 | 18:37 WIB
Facebook Bantah Pernah Sebut Instagram Berdampak Buruk bagi Remaja

Facebook Bantah Pernah Sebut Instagram Berdampak Buruk bagi Remaja

hitekno.com - Sempat ramai kabar yang mengklaim dari laporan internal Facebook yang menyebut kalau Instagram berdampak buruk bagi remaja.

Hal ini dilaporkan Wall Street Journal yang mengklaim berasal dari laporan internal Facebook sendiri.

Namun paling baru Facebook membantah kalau mereka sempat membuat laporan yang menyebut Instagram berdampak buruk bagi remaja.

Mereka mengklaim laporan tersebut salah memahami tujuan laporan dan hasil penelitian.

Laporan Wall Street Journal (WSJ) ini mengungkap efek buruk Instagram bagi sebagian remaja, terutama perempuan.

Menariknya, informasi ini justru didapatkan dari penelitian internal yang dilakukan Facebook.

Facebook menyebut, penelitian internal yang dikutip WSJ itu menunjukkan bahwa remaja justru mengungkap dampak dari penggunaan Instagram.

Ilustrasi Instagram. (Pixabay)
Ilustrasi Instagram. (Pixabay)

"Tidak tepat bahwa penelitian ini menunjukkan Instagram 'toxic' untuk remaja perempuan," kata Pratiti Raychoudhury, Vice President and Head of Research Facebook, dikutip dari CNet, Senin (27/9/2021).

Ia mengklaim, penelitian tersebut justru menunjukkan bahwa banyak remaja merasa Instagram membantu mereka menyelesaikan momen sulit dan masalah yang sering dihadapi.

Facebook juga membantah klaim tersirat bahwa mereka berusaha menyembunyikan hasil penelitian ini.

Baca Juga: Durasi Video Instagram 60 Detik Masih Kurang? Perpanjang dengan Cara Ini

Perusahaan mengaku bahwa pihaknya telah terbuka tentang dampak negatif media maupun manfaat dari media sosial selama lebih dari satu dekade.

"Penelitian internal kami adalah bagian dari upaya kami untuk meminimalkan hal buruk di platform kami dan memaksimalkan yang baik," kata Raychoudhury.

Lebih lanjut, ia mengklaim bahwa Facebook memiliki rekam jejak panjang dalam menggunakan penelitian internal maupun penelitian eksternal, yang bekerja sama dengan berbagai lembaga seperti Safety Advisory Board, Youth Advisors, dan lainnya.

"Kami memiliki rekam jejak panjang dalam menggunakan penelitian kami, untuk menginformasikan perubahan pada aplikasi kami dan menyediakan sumber daya bagi orang-orang yang menggunakannya," ujarnya.

Itulah bantahan Facebook soal klaim adanya laporan internal yang menyebut Instagram berdampak buruk bagi remaja. (Suara.com/ Dicky Prastya).

×
Zoomed
Berita Terkait Rekomendasi Untukmu Berita Terkini

Terkadang menyimpan video Youtube itu diperlukan, biar bisa menikmati konten secara offline....

internet | 19:03 WIB

Mantan anggota Tim Ahli Wantimpres, Sri Harjono, resmi meluncurkan buku terbarunya berjudul Membangun Indonesia untuk Ke...

internet | 13:10 WIB

Belajar makin mudah dengan Gauth AI. Bisa buat kerjakan PR hingga belajar intens, zero prompt!...

internet | 16:45 WIB

Bagaimana agar website masuk ke halaman pertama Google?...

internet | 20:00 WIB

Local Media Community secara resmi telah menyusun aspirasi sekaligus masukan kepada pemerintah, khususnya kepada Dirjen ...

internet | 11:12 WIB