Rela Kehujanan, Ayah Ini Payungi Anaknya Agar Bisa Belajar Online

Potret mengandung bawang.

Dinar Surya Oktarini

Posted: Rabu, 23 Juni 2021 | 19:30 WIB
Ilustrasi ayah dan anak. (Pixabay/Pexels)

Ilustrasi ayah dan anak. (Pixabay/Pexels)

Hitekno.com - Kasih sayang seorang ayah tak bisa dikalahkan sama halnya dengan seorang ibu. Seorang ayah bahka rela berkorban demi anak-anaknya, meski sulit dilakukan. 

Hal inilah yang mungkin tergambar melalui sebuah foto yang viral di Twitter beberapa waktu lalu. Tepat di Hari Ayah Sedunia yang jatuh pada 20 Juni 2021 lalu, akun @puchhappady82 mengunggah foto mengharukan. 

Foto tersebut memperlihatkan seorang gadis yang sedang belajar online di tengah hujan deras di pinggir jalan. Saat itu, gadis yang duduk di bangku kelas 10 ini tampak ditemani oleh sang ayah yang dengan sabar memayunginya agar tak terkena hujan. 

Mereka tampak mengenakan sepeda motor, di pinggir jalan dengan katar belakang pepohonan. Foto ini begitu menarik perhatian warganet. Meski diambil pada 15 Juni 2021, foto ini sengaja diunggah untuk menggambarkan esensi dari Hari Ayah Sedunia. 

Potret seorang ayah memayungi anaknya. (Twitter/@puchhappady82)
Potret seorang ayah memayungi anaknya. (Twitter/@puchhappady82)

Dilansir India.com, foto yang penuh makna tersebut dibidik di Ballaka, sebuah desa terpencil di Sullia, distrik Dakshina Kannada, India. Mahesh Puchchappady, seorang jurnalis dan Sekretaris Umum Asosiasi Petani Areca Seluruh India, yang membagikannya di Twitter. 

Dalam cuitannya, ia menjelaskan jika gadis itu datang ke tempat yang sama sekitar jam 4 sore setiap hari, untuk menghadiri kelas online seperti ini. Hal ini harus ia lakukan karena terbatasnya jaringan seluler di rumahnya. Terlebih, saat itu sedang hujan lebat yang membuat sinyal semakin buruk.

Mahesh juga menunjukkan bahwa foto yang viral menyoroti banyak masalah, termasuk berbagai kesulitan yang dialami siswa, terutama dari daerah pedesaan, untuk menghadiri kelas online selama pandemi.

Ia mengatakan bahwa ini adalah pemandangan umum yang bisa dilihat di Mangaluru-Sullia-Guthigar-Kamila, di mana orang akan menemukan siswa duduk di luar rumah mereka untuk menghadiri kelas online, karena konektivitas ponsel yang menjadi masalah di daerah perbukitan – terutama  yang berada di desa-desa yang terletak di kedua sisi Ghat Barat. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

×
Zoomed
Berita Terkait Berita Terkini

Pilih digital marketing agency terbaik 2026: 1. Arfadia (GEO Pioneer), 2. MEA Digital Marketing (Social Commerce), 3. Ca...

internet | 16:40 WIB

Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama dua hari, tepatnya pada 2324 Desember 2025....

internet | 14:44 WIB

Rencana pemerintah memberlakukan registrasi kartu SIM berbasis teknologi biometrik pengenalan wajah kembali memicu perde...

internet | 19:00 WIB

Rencana pemerintah menerapkan registrasi kartu SIM berbasis biometrik pengenalan wajah untuk pelanggan baru mulai 1 Janu...

internet | 16:45 WIB

Ingin tahu lebih lanjut tentang perangkat pemanas tembakau BONDS by IQOS? Simak informasi ini....

internet | 14:26 WIB