Curhatan Wanita Hidup Keras di Desa, Hadapi Pedasnya Omongan Tetangga

"lebih kejam daripada orang kota kalo soal ghibah," kata netizen.

Agung Pratnyawan HiTekno.com

Posted: Sabtu, 12 Juni 2021 | 20:00 WIB
Curhatan Wanita Hidup Keras di Desa, Hadapi Pedasnya Omongan Tetangga

Curhatan Wanita Hidup Keras di Desa, Hadapi Pedasnya Omongan Tetangga

hitekno.com - Viral di media sosial, video curahatan wanita tentang bagaimana kerasnya menjalani hidup di desa. Bukan hanya soal mencari uang, namun bagaimana menggahadapi omongan tetangga.

Curhatan wanita yang hidup di desa ini dibagikan melalui sebuah video dalam akun TikTok pribadinya. Hingga akhirnya ramai menjadi FYP dan viral di media sosial.

Dalam curhatannya, ia membicarakan orang-orang kota yang berlomba-lomba untuk hidup di desa karena suasana yang asri.

"Orang-orang kota berlomba ingin hidup dalam keasrian desa," ungkapnya.

Kemudian, ia melanjutkan bahwa di desa tak seindah yang orang kota yang pikirkan.

"Sampai mereka tahu bahwa di desa..," lanjutnya.

Menurutnya, kehidupan di desa tak lepas dari orang tua dan keluarga yang toxic. Tetangga toxic adalah mereka yang bergunjing meskipun pemilik akun hanya melakukan kesalahan sedikit.

Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan bahwa lowongan pekerjaan di desa masih terbatas.

"Lowongan kerja masih terbatas," tuturnya.

Viral Wanita Curhat Kerasnya Hidup di Desa (TikTok)
Viral Wanita Curhat Kerasnya Hidup di Desa (TikTok)

Ia juga menambahkan bahwa di desa, mereka yang memiliki uang yang berkuasa. Semua kantor diisi oleh keluarga pejabat.

Baca Juga: Bangun Rumah di Tempat Tak Biasa, Netizen: Nggak Dibandingin Sama Tetangga

"Yang beruang yang berkuasa, semua kantor diisi keluarga pejabat," ungkap video curhatan wanita ini.

Lebih parahnya, apabila ada warga desa yang kaya, seringkali dikira ngepet atau menjual diri.

"Tidak bisa berkembang, kaya dikit dikira ngepet atau jual diri," tandasnya.

Menurutnya, semua itu terjadi karena kurangnya pendidikan dan rendahnya ekonomi.

Melihat curhatan tersebut, para netizen pun turut memberikan komentar hingga viral di media sosial. Mereka menyetujui apa yang dikatakan oleh wanita tersebut.

"Serius di desa semua-semua diurusin, heran," kata netizen.

"Karena kebanyakan nganggur akhirnya urusin kehidupan orang. Orang desa jauh lebih kejam daripada orang kota kalo soal ghibah," tambah yang lain.

"Ingin harga tanah kayak di desa, ingin udara segar kayak di desa, tapi tetangga kayak di apartemen bodo amat asal lo nggak berisik nggak merusak fasilitas," ucap netizen.

"Di desa malah harus punya dompet tebel banyak undangan pesta... paguyuban kental kondangan biar lain desa juga diundang siapin sumbang amplop terus," timpal lainnya.

Itulah video viral di media sosial, curhatan wanita yang mengungkap kerasnya hidup di desa harus berhadapan dengan omongan tetangga. (Suara.com/ Aulia Hafisa).

×
Zoomed
Berita Terkini

Simak bagaimana teknologi AI Dataiku perkuat Palang Merah Singapura dalam respons krisis bencana dan prediksi wabah di A...

internet | 13:44 WIB

Regional Director HID Lee Wei Jin memaparkan pentingnya sistem penerbitan aman untuk membangun kepercayaan digital di te...

internet | 11:34 WIB

Arkadia Digital Media catat kenaikan laba bersih 45,1 persen sepanjang 2025. Simak rahasia efisiensi dan inovasi teknolo...

internet | 19:08 WIB

Transformasi digital di Asia jadikan identitas digital sebagai infrastruktur vital. Simak pentingnya sistem akses terint...

internet | 15:23 WIB

Video buram, kusam dan kurang oke? AI yang satu ini bisa jadi solusi mujarab....

internet | 16:34 WIB